Dua remaja laki-laki ditemukan tewas setelah sebuah rumah berlantai dua di Desa Kadongdong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dilalap si jago merah, Minggu (21/6/2026) dini hari. Kedua korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri karena tertidur pulas saat api mulai berkobar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, membenarkan peristiwa nahas tersebut. Ia mengidentifikasi korban meninggal dunia sebagai Raihan (15) dan Jaeni (18). Sementara itu, seorang korban lain bernama Rifaldi (18) berhasil selamat namun mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan intensif di Puskesmas Banjarwangi.
“Kobaran api terus menyelimuti atap dan bagian lantai atas rumah tersebut, sehingga dua orang korban meninggal dunia, tidak terselamatkan,” ujar Usep dalam keterangannya.
Kebakaran yang menghanguskan rumah milik Ahmad Zaki (47) itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik yang dengan cepat menjalar dan membakar bagian atap bangunan.
Menurut keterangan saksi, salah satu korban yang selamat sempat berusaha menyelamatkan diri dan berupaya membangunkan kedua rekannya yang masih terlelap. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena api sudah terlanjur membesar dan menyulitkan proses evakuasi.
“Melihat ada api yang berasal dari atap rumah lantai atas yang kemudian sudah merembet ke seluruh atap rumah tersebut dan langsung membangunkan rekannya yang dua orang itu, namun tidak juga bangun,” kata Usep menirukan kesaksian korban selamat.
Artikel Terkait
Menteri Perumahan Tingkatkan Alokasi Bedah Rumah di Jakarta dari 158 Jadi 10.000 Unit
Gubernur Pramono Perluas Program Transportasi dan Wisata Gratis untuk Seluruh Pemegang KTP Indonesia
Menteri ESDM Pastikan Pasokan Batu Bara Aman, Pemadaman Listrik karena Gangguan Teknis PLN
Kemenkes Bantah Tuduhan Penggelembungan Anggaran Alat Hemodialisis di RSUD Krui