Marco Bezzecchi resmi diskors dari balapan utama MotoGP Republik Ceko 2026 setelah terlibat insiden fisik dengan seorang marshal sirkuit saat Sprint Race, Sabtu (20/6/2026). Hukuman ini tidak hanya mengakhiri partisipasinya di seri tersebut, tetapi juga menempatkan posisi puncak klasemen dunia yang ia kuasai dalam ancaman serius.
Insiden bermula saat Sprint Race menyisakan dua lap. Bezzecchi terjatuh di Tikungan 3 dan motornya, Aprilia RS-GP, terperosok ke dalam gravel trap. Saat para marshal berupaya mengevakuasi motor, terjadi kejadian yang tidak terekam siaran langsung televisi. Dalam proses pengangkatan, salah seorang marshal secara tidak sengaja memutar throttle sehingga mesin RS-GP meraung. Khawatir terjadi kerusakan, Bezzecchi langsung berlari mendekati motornya.
Menurut laporan resmi, Bezzecchi kemudian terlibat kontak fisik dengan marshal yang tengah menjalankan tugas. Kamera onboard memperlihatkan ia mematikan mesin motor sebelum akhirnya berjalan menjauh dari lokasi. FIM MotoGP Stewards menyatakan bahwa Bezzecchi mendorong dan memukul marshal sirkuit yang sedang mencoba mengevakuasi motornya. Tindakan tersebut dinilai merugikan kepentingan olahraga balap motor.
Dalam pernyataan resminya, FIM MotoGP Stewards Panel menjelaskan bahwa insiden terjadi pada pukul 16.07 waktu setempat. Aksi Bezzecchi dikategorikan sebagai pelanggaran serius sesuai regulasi Kejuaraan Dunia Grand Prix. Panel steward menjatuhkan sanksi berupa skorsing dari balapan utama, mengacu pada pasal 3.2.1 serta 3.3.2.3 regulasi yang berlaku.
Sebelum kecelakaan, Bezzecchi berada di jalur aman untuk memperlebar keunggulan gelar dunia atas rekan setimnya, Jorge Martin. Namun, situasi berubah drastis setelah insiden tersebut. Martin yang semula berada di belakang justru mewarisi posisi kelima milik Bezzecchi dan meraih tambahan lima poin. Selisih poin di klasemen sementara kini menyempit menjadi 15 angka.
Martin sendiri memulai balapan utama dari posisi kesepuluh dan tetap harus menjalani dua hukuman long lap penalty. Meski begitu, peluang merebut kembali puncak klasemen dunia terbuka lebar seiring absennya Bezzecchi. Sebelum insiden, Bezzecchi mencatat hasil kualifikasi solid dengan start dari posisi keempat. Namun, skorsing ini secara fundamental mengubah peta persaingan gelar juara dunia MotoGP musim 2026.
Artikel Terkait
Trump Larang Negara Lain Pungut Biaya Tol di Selat Hormuz, Kecuali AS
Menteri Perumahan Jamin Bunga KPR Subsidi Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik
Suporter Jepang Dipuji Bersihkan Stadion, Tapi Dikritik Karena Minim Bantu Pekerjaan Rumah Tangga
Menkeu: Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Prima, Inflasi Terkendali di 3,08 Persen