Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan rasa syukur dan optimisme setelah ibu kota negara berhasil menempati peringkat ke-53 dalam daftar 100 Kota Terbaik di Dunia 2026 atau World's Best Cities 2026. Capaian ini dinilai menjadi momentum penting bagi perkembangan dan citra Jakarta di kancah internasional.
Rano mengungkapkan bahwa kabar tersebut diterimanya langsung dari Gubernur DKI Jakarta. Ia menilai prestasi ini menjadi pendorong bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas kota.
"Saya bersyukur sekali, saya dapat berita dari Pak Gubernur. Jakarta masuk sebagai kota terbaik nomor 53. Bahkan yang namanya Washington DC, kalah katanya. Ini menjadi pecutan dan semangat bagi kita," ujar Rano.
Dalam pemeringkatan tersebut, Jakarta berhasil unggul atas Washington DC, Amerika Serikat, yang berada di posisi ke-57 dunia. Ibu kota Indonesia itu juga melesat jauh di atas Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, yang menempati peringkat ke-86 dunia.
Salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan posisi Jakarta, menurut Rano, adalah banyaknya kegiatan dan acara yang diselenggarakan secara kolaboratif di berbagai sektor. Intensitas penyelenggaraan berbagai event dinilai memberikan dampak positif terhadap daya tarik Jakarta, baik di mata masyarakat maupun dunia internasional.
Pemeringkatan World's Best Cities 2026 dirilis oleh Resonance Consultancy, perusahaan konsultan yang berbasis di Brussel, Belgia. President & CEO Resonance Consultancy, Chris Fair, menjelaskan bahwa tingginya daya tarik wisata, popularitas Jakarta di media sosial, serta peningkatan konektivitas transportasi menjadi faktor penting yang mendukung pencapaian tersebut.
Chris Fair juga menilai Jakarta sebagai metropolitan terpadat kedua di dunia yang terus berkembang meski menghadapi berbagai tantangan. Tantangan tersebut antara lain penurunan muka tanah dan perpindahan status ibu kota negara ke Nusantara. Meski demikian, Jakarta dinilai tetap menunjukkan perkembangan positif dan peningkatan daya saing di tingkat global.
Di sisi lain, Rano meyakini capaian peringkat ke-53 dunia akan berdampak terhadap posisi Jakarta dalam Global Cities Index yang sebelumnya berada di peringkat ke-71.
"Kalau kemarin (indeks global) kita berada di peringkat 71, dengan capaian ini saya sangat yakin indeks global kota Jakarta akan segera melonjak, mungkin bisa ada di nomor 65 sekian. Mudah-mudahan itu menjadi target yang tidak muluk dan insya Allah bisa tercapai," ujarnya.
Dalam daftar kota terbaik dunia 2026 tersebut, Jakarta masih berada di bawah sejumlah kota lain seperti Guangzhou di China, Bogota di Kolombia, dan Kuala Lumpur di Malaysia. Sementara itu, tiga besar kota terbaik dunia tahun 2026 ditempati oleh London, New York, dan Paris.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap capaian ini dapat menjadi dasar untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik, infrastruktur, konektivitas, serta daya saing Jakarta di masa mendatang.
Artikel Terkait
Nelayan Tewas Tersambar Petir Saat Melaut di Pulau Morotai, BNPB Imbau Waspada Cuaca Ekstrem
Pemprov Jakarta Resmikan Kawasan Rasuna Said hingga JIS-Ancol di HUT ke-499 Kota
Jadwal Salat Bandung 21 Juni 2026: Imsak Pukul 04.28, Subuh 04.38 WIB
Marco Bezzecchi Diskors dari MotoGP Ceko 2026 Usai Dorong dan Pukul Marshal