Jalan Mochtar Raya Kembali Rusak dan Tergenang, Wagub DKI Janji Segera Perbaiki

- Minggu, 21 Juni 2026 | 01:30 WIB
Jalan Mochtar Raya Kembali Rusak dan Tergenang, Wagub DKI Janji Segera Perbaiki

Jalan Mochtar Raya yang berada di perbatasan Joglo, Jakarta Barat, dan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, kembali menjadi sorotan publik setelah video yang memperlihatkan kondisi ruas jalan tersebut tergenang air dan rusak berat viral di media sosial. Dalam unggahan di Instagram pada Sabtu (20/6/2026), tampak sejumlah kendaraan kesulitan melintas akibat genangan yang menggenangi aspal yang sudah rusak. Video itu memicu reaksi cepat dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menanggapi laporan tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan akan segera meninjau langsung lokasi dan memastikan perbaikan segera dilakukan. “Nanti akan saya cek. Berikan informasi yang akurat kepada kami. Pasti akan kami perbaiki,” ujarnya saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat pada hari yang sama. Pernyataan itu menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menangani keluhan warga terkait infrastruktur yang rusak.

Lebih lanjut, Rano menekankan bahwa Pemprov DKI terus berupaya memperbaiki infrastruktur di berbagai wilayah, termasuk titik-titik yang mengalami kerusakan akibat masalah saluran air. Menurutnya, pemerintah telah menangani sejumlah lokasi amblesan di kawasan perbatasan Jakarta. “Saluran di wilayah Depok saja yang ambles kami perbaiki. Tentu dengan area yang luas seperti ini, kami tidak bisa memperbaikinya sekaligus satu per satu,” katanya.

Ketika dikonfirmasi bahwa genangan di Jalan Mochtar Raya sempat disedot pada pekan sebelumnya namun kembali muncul, Rano menjelaskan bahwa kondisi itu mungkin terjadi karena usia jaringan saluran air di Jakarta yang sudah cukup tua. “Mungkin saja terjadi. Karena tadi saya juga mendapat informasi bahwa ada satu daerah yang mengalami ambles lagi,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa persoalan amblesan tanah atau sinkhole berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jakarta, terutama akibat infrastruktur bawah tanah yang telah berusia puluhan tahun.

“Oleh karena itu, waktu di Lenteng Agung saya sudah menyampaikan bahwa di Jakarta sangat mungkin terjadi lubang amblasan atau sinkhole karena saluran air kita sudah cukup tua, usianya hampir 30 sampai 40 tahun,” jelas Rano. Ia memastikan Pemprov DKI akan terus melakukan pemantauan dan perbaikan terhadap infrastruktur yang rusak agar tidak membahayakan keselamatan masyarakat maupun mengganggu aktivitas warga sehari-hari.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar