Recording Academy Buka Suara soal Video BTS yang Hilang dari Situs Grammy

- Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:18 WIB
Recording Academy Buka Suara soal Video BTS yang Hilang dari Situs Grammy

Video penampilan BTS di ajang Grammy Awards dilaporkan hilang dari situs resmi dan kanal YouTube Recording Academy. Kabar ini memicu spekulasi di kalangan penggemar, terutama setelah BTS memutuskan tidak mendaftarkan karyanya untuk Grammy 2027.

Namun, Recording Academy membantah adanya kaitan antara penghapusan video tersebut dengan keputusan BTS. Mereka menegaskan bahwa hilangnya video itu murni karena masalah teknis terkait hak siar atau lisensi.

"Video penampilan BTS itu telah dihapus dari situs web Grammy dan YouTube bertahun-tahun yang lalu sebagai bagian dari berakhirnya masa lisensi," ujar perwakilan Recording Academy kepada Korea JoongAng Daily.

Menurut mereka, prosedur ini berlaku untuk semua penampil di panggung Grammy. Kontrak lisensi biasanya bersifat terbatas, umumnya hanya berlaku selama satu tahun atau bahkan kurang.

Jejak digital penampilan ikonik seperti "Dynamite" (2020) dan "Butter" (2021) memang sudah tidak ditemukan lagi di platform tersebut. Hal ini sejalan dengan pernyataan Recording Academy bahwa penghapusan dilakukan bertahun-tahun lalu.

Klarifikasi ini muncul setelah BTS memastikan tidak mendaftarkan karya mereka untuk Grammy Awards 2027. Meski demikian, pihak Academy menampik anggapan bahwa penghapusan video merupakan respons negatif atas keputusan tersebut.

Di sisi lain, hubungan antara industri musik Asia dan Recording Academy tengah menjadi sorotan. Pada Juni lalu, Academy mengumumkan kategori baru bernama Best Asian Pop Music Performance.

Alih-alih disambut hangat, kategori ini justru menuai kritik dari penggemar K-pop dan pengamat musik. Banyak yang khawatir kategori ini akan menjadi "kotak" yang membatasi artis Asia untuk bersaing di kategori utama.

Para kritikus berpendapat, keberadaan kategori khusus ini berisiko membuat artis Asia sulit bersaing secara setara dengan musisi Barat dalam memperebutkan penghargaan prestisius seperti Album of the Year.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags