Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Suyudi Ario Seto di kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Jumat (19/6/2026) malam. Pertemuan itu membahas langkah-langkah strategis dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika yang kian kompleks.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNN berkoordinasi mengenai berbagai modus baru peredaran narkotika yang semakin berkembang, khususnya di wilayah perkotaan besar di Indonesia. Komjen Suyudi yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Banten dan Wakapolda Metro Jaya itu turut memaparkan sejumlah capaian lembaganya, termasuk keberhasilan mengungkap jaringan peredaran gelap dan menyita berbagai jenis narkotika sebelum sempat beredar di masyarakat.
Salah satu sorotan utama yang mengemuka dalam pertemuan itu adalah bahaya penyalahgunaan rokok elektronik atau vape yang kini kerap dijadikan media untuk menggunakan zat berbahaya. Hal ini disampaikan dalam keterangan resmi yang dirilis akun Sekretariat Kabinet pada Sabtu (20/6/2026).
“Salah satu yang menjadi fokus utama BNN adalah bahaya penyalahgunaan rokok elektronik atau vape yang dapat dimanfaatkan sebagai media penggunaan zat berbahaya, serta pentingnya edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda,” demikian bunyi pernyataan dalam keterangan tersebut.
Di sisi lain, pemerintah terus memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam upaya pencegahan serta pemberantasan narkotika. Langkah ini diharapkan mampu melindungi masyarakat, terutama generasi muda, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia yang bersih dari narkoba.
Artikel Terkait
Kapolri Ziarahi Makam Soeharto, Tutup Rangkaian Tradisi Jelang Hari Bhayangkara ke-80
Pengunjung Jakarta Fair 2026 Ramai Bawa Koper dan Stroller Demi Strategi Belanja Hemat
Belanda Hadapi Swedia di Laga Krusial Piala Dunia 2026, Jerman Uji Kekuatan Lawan Pantai Gading
Jemaah Haji Napak Tilas Gua Hira, Saksi Bisu Turunnya Wahyu Pertama