Gubernur DKI Ungkap Kabel Putus Penyebab Siswi SMAN 6 Tewas Terlindas Bus

- Jumat, 19 Juni 2026 | 13:05 WIB
Gubernur DKI Ungkap Kabel Putus Penyebab Siswi SMAN 6 Tewas Terlindas Bus

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab tewasnya seorang siswi SMAN 6 Jakarta yang mengalami kecelakaan akibat tersangkut kabel di kawasan Jakarta Selatan. Ia meminta jajarannya untuk memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban.

“Seorang siswi yang bernama Neisha Amalia Evrian Putri, 16 tahun, siswi kelas 10 SMA 6 Jakarta, memang betul kemarin meninggal dunia ketika dibonceng terkena kabel di Jalan Lauser, Jakarta Selatan,” kata Pramono di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026).

Berdasarkan informasi yang diterimanya, kabel yang mengenai korban merupakan kabel dalam kondisi terputus. “Kronologinya mungkin teman-teman sudah tahu, tapi intinya memang itu terjadi dan kabelnya adalah kabel yang terpotong,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, Pramono mengaku telah menginstruksikan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membantu keluarga korban. Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, hingga Dinas Bina Marga diminta memberikan pendampingan penuh.

“Saya sudah memerintahkan kepada Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, kemudian Bina Marga, dan juga yang lainnya untuk membantu sepenuhnya, termasuk sampai dengan pemakaman kemarin,” tuturnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memberikan bantuan kepada keluarga korban melalui Baznas Bazis DKI Jakarta. Selain itu, pemprov mengerahkan tiga bus untuk mengantar para siswa yang ingin menghadiri pemakaman almarhumah.

“Bahkan secara khusus Baznas Bazis juga akhirnya melalui Pemerintah DKI Jakarta memberikan santunan. Kemarin kita mengirim tiga bus untuk siswa bisa mengantar almarhumah ke pemakaman dan kami juga menanggung pembiayaan untuk itu,” ungkapnya.

Sementara itu, saat ditanya mengenai kemungkinan pengusutan hukum atas insiden tersebut, Pramono menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum dan keluarga korban. “Ini sudah dengan sendirinya, karena memang keluarga ini memahami tentang hukum. Sehingga neneknya juga meminta untuk itu. Karena ini persoalannya sudah masuk wilayah privat, kami persilakan untuk itu,” ujarnya.

Sebelumnya, siswi kelas X SMAN 6 Jakarta berinisial NAEP tewas akibat terjatuh usai motor tersangkut kabel seling hingga terlindas bus sekolah di Jakarta Selatan. Korban saat itu sedang diantar ke sekolah oleh ayahnya.

“Awal kejadian itu pagi hari sekitar jam 05.30 WIB. Ketika ada pengendara sepeda motor berboncengan melintas di Jalan Lauser. Kebetulan, bertempat tinggal di daerah Ciledug, mengantar anak sekolah,” kata Camat Kebayoran Baru, Rachmat Mulyadi.

Dia menjelaskan, kecelakaan itu terjadi saat sepeda motor yang ditumpangi korban melintas di lokasi kejadian, Jalan Lauser, Kebayoran Baru. Setang motor tersebut diduga tersangkut kabel yang melintang dan menjorok ke badan jalan sehingga kendaraan oleng dan pengendaranya terjatuh.

“Ketika melewati Jalan Lauser, persis di depan taman, ada kabel yang melintang, agak menjorok ke jalan, sehingga setang motor pengendara tersebut jadi nyangkut, kemudian oleng, sehingga jatuh, dan pada saat jatuh itu, yang dibonceng menjadi korban meninggal dunia,” papar Rachmat.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags