Duel Celurit Antarremaja di Cilincing Berujung Maut, Dipicu Ejekan di Medsos

- Jumat, 19 Juni 2026 | 11:55 WIB
Duel Celurit Antarremaja di Cilincing Berujung Maut, Dipicu Ejekan di Medsos

Duel maut antara dua remaja menggunakan celurit terjadi di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, dini hari tadi. Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial WS (16) tewas setelah terlibat aksi saling bacok dengan rekannya, IPS (15). Peristiwa berdarah itu dipicu oleh persoalan asmara yang berujung pada ejekan di media sosial.

“Awalnya gara-gara cewek, terus ledek-ledekan di medsos dan berujung tantangan duel,” ujar Ps Kasi Humas Polsek Cilincing, Aiptu Coko Handoko, Jumat (19/6). Kedua remaja yang masih berstatus pelajar itu tinggal di Kelurahan Kalibaru, Cilincing, dan saling mengenal sebelumnya.

Menurut keterangan polisi, ketegangan antara korban dan pelaku telah berlangsung beberapa hari terakhir. Mereka saling memprovokasi dan menantang lewat akun media sosial masing-masing. Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, membenarkan bahwa ejekan di dunia maya menjadi pemicu utama pertikaian.

“Beberapa hari sebelumnya korban dan pelaku saling ejek di media sosial untuk melakukan duel,” kata Bobi.

Keduanya akhirnya sepakat untuk bertemu dan bertarung satu lawan satu di Jalan Kalibaru Timur II, RT 01 RW 03, Kelurahan Kalibaru. Duel tersebut terjadi sekitar pukul 00.15 WIB, setelah mereka janjian sejak pukul 22.30 WIB pada Kamis (18/6) malam. Lokasi pertarungan berada di tengah jalan yang gelap, tanpa penerangan yang memadai.

Saat berduel, korban dan pelaku sama-sama mengenakan helm, jaket lengan panjang, dan celana panjang. Mereka saling menebas menggunakan celurit hingga pertarungan berhenti setelah keduanya saling menjauh. Sejumlah rekan sebaya menyaksikan kejadian itu, bahkan beberapa di antaranya merekam aksi tersebut hingga videonya kemudian beredar luas di media sosial.

Akibat bacokan yang diterima, korban WS mengalami luka parah di pangkal paha kiri. Rekan-rekannya segera membawa korban ke RSUD Cilincing menggunakan skuter otomatis. Namun, berdasarkan pemeriksaan dokter jaga, korban telah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

“Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok pada pangkal paha kiri. Berdasarkan pemeriksaan dokter jaga, korban WS telah dalam keadaan meninggal dunia saat tiba di RSUD Cilincing,” ungkap Aiptu Coko Handoko.

Anggota Polsek Cilincing bergerak cepat dan berhasil menangkap terduga pelaku, IPS. Saat ini, remaja berusia 15 tahun itu masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik untuk mengungkap lebih lanjut kronologi dan motif di balik duel maut tersebut.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar