Waspada Angin Kencang 35 km/jam, BMKG Imbau Warga Sulsel Bagian Selatan Tingkatkan Kewaspadaan

- Jumat, 19 Juni 2026 | 07:00 WIB
Waspada Angin Kencang 35 km/jam, BMKG Imbau Warga Sulsel Bagian Selatan Tingkatkan Kewaspadaan

Masyarakat di wilayah selatan Sulawesi Selatan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang yang diprakirakan terjadi pada Jumat (19/6/2026). Peringatan dini ini disampaikan dalam prakiraan cuaca harian untuk provinsi tersebut, yang secara umum didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan.

Meskipun cuaca tampak normal, potensi angin kencang tetap perlu diantisipasi karena dapat mengganggu aktivitas warga, terutama di luar ruangan dan sektor transportasi. Berdasarkan data prakiraan, angin bertiup dari arah Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 8 hingga 35 kilometer per jam. Kondisi ini berpotensi memicu embusan yang lebih kuat di bagian selatan Sulawesi Selatan.

Pada pagi hari, cuaca diprakirakan cerah berawan dengan kemungkinan hujan ringan di wilayah Bone, Luwu, Luwu Timur, dan Luwu Utara. Memasuki siang hingga sore, hujan ringan diperkirakan melanda sejumlah daerah, termasuk Enrekang, Gowa, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Pinrang, Sidrap, Takalar, Tana Toraja, dan Toraja Utara.

Sementara itu, pada malam hari cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan di Luwu Timur dan Luwu Utara. Dini hari, hujan ringan diprakirakan terjadi di Bone, Sinjai, dan Wajo. Suhu udara di Sulawesi Selatan berkisar antara 18 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 65 hingga 100 persen.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini dan menyesuaikan aktivitas jika angin di lapangan mulai menguat. Imbauan ini terutama ditujukan bagi nelayan, pengguna transportasi laut, pengendara kendaraan tinggi, serta warga yang beraktivitas di area terbuka.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar