Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan pemerintah provinsi akan memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026, namun baru akan dimulai ketika turnamen sepak bola bergengsi itu memasuki babak semifinal. Menurut Dedi, fase grup belum dinilai cukup mampu mendongkrak antusiasme massa secara maksimal.
"Gampanglah yang gitu-gitu mah, kan sudah hal yang biasa dalam setiap tahun, kami juga akan nobar. Mulai semifinal akan ada nobar-nobar," ujar Dedi di Gedung Pakuan, Bandung, Kamis, 18 Juni 2026.
Kebijakan ini merupakan respons daerah dalam mengimplementasikan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian Nomor 400.2.7/4657/SJ. Surat tersebut mengimbau para kepala daerah untuk menyiapkan ruang publik serta lokasi strategis bagi masyarakat guna menyaksikan Piala Dunia 2026.
Sementara itu, mengenai lokasi spesifik yang akan dijadikan titik kumpul bagi para pencinta bola di Jawa Barat, Dedi menyatakan hal tersebut masih digodok oleh internal Pemprov. Saat disinggung mengenai potensi pemanfaatan Sarana Olahraga (SOR) Arcamanik Bandung, ia menyebut opsi itu masuk dalam radar pembahasan.
"Kalau sekarang bayangin loh, sekarang bikin nobar jam dua malam udah dibikin layar enggak pada datang. Kan warga kita ini pilih nobar yang tim-tim favorit," tutur Dedi.
Meski agenda resmi Pemprov Jabar baru bergulir di babak empat besar, mantan Bupati Purwakarta yang menjagokan Timnas Argentina ini mengaku tidak pernah absen memantau ketat jalannya turnamen secara mandiri. "Saya setiap malam juga nobar bareng di rumah," ucap Dedi.
Artikel Terkait
Swiss Hancurkan Bosnia 4-1, Kokoh di Puncak Klasemen Grup B Piala Dunia 2026
Jadwal Salat Makassar Jumat 19 Juni 2026: Subuh 04.48, Zuhur 12.07, Asar 15.29, Magrib 18.02, Isya 19.16 Wita
Menteri ESDM Akui Pasokan Batu Bara Medium Kalori Tersendat, Kualitas Cadangan Nasional Menurun
Pemimpin Tertinggi Iran Peringatkan Negosiasi dengan AS Tak Berarti Menerima Pandangan Musuh