Pertandingan perdana Grup K Piala Dunia 2026 antara Uzbekistan dan Kolombia di Stadion Azteca, Meksiko, Kamis (18/6/2026) diprediksi akan menyajikan duel yang menarik antara tim debutan dan tim yang haus akan pembuktian.
Uzbekistan, yang untuk pertama kalinya dalam sejarah menjejakkan kaki di putaran final Piala Dunia, datang dengan modal kepercayaan diri tinggi. Perjalanan mereka di fase kualifikasi zona Asia terbilang impresif. Di bawah asuhan pelatih Timur Kapadze, tim berjuluk Serigala Putih itu finis di peringkat kedua Grup A, hanya kalah dari Iran, dengan catatan enam kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan.
Meski sukses membawa tim lolos, Federasi Sepak Bola Uzbekistan mengambil langkah mengejutkan dengan mengganti Kapadze. Posisi pelatih kepala kini diisi oleh Fabio Cannavaro, legenda sepak bola Italia yang pernah meraih Ballon d'Or. Menariknya, Kapadze tidak pergi dari tim; ia tetap bertahan dan kini menjabat sebagai asisten pelatih Cannavaro.
Transisi kepelatihan ini membawa hasil yang beragam. Dari delapan pertandingan bersama Cannavaro, Uzbekistan mencatatkan lima kemenangan dan tiga kekalahan. Namun, dua kekalahan terakhir dalam laga uji coba kontra Kanada dan Belanda menjadi catatan tersendiri yang perlu dibenahi sebelum menghadapi tantangan sesungguhnya di panggung dunia.
Di sisi lain, Kolombia bukanlah wajah baru di Piala Dunia. Ini adalah partisipasi ketujuh mereka. Los Cafeteros selalu berhasil melaju dari fase grup pada edisi 2014 dan 2018, meskipun absen di turnamen empat tahun lalu. Kembalinya mereka ke panggung utama tidak serta merta diiringi performa meyakinkan di kualifikasi. Kolombia finis di posisi ketiga zona CONMEBOL, tetapi koleksi 28 poin mereka sama dengan tiga tim di bawahnya: Uruguay, Brasil, dan Paraguay.
Namun, persiapan menuju turnamen kali ini berjalan positif. Pasukan asuhan Nestor Lorenzo sukses meraih dua kemenangan dalam laga uji coba melawan Kosta Rika dan Yordania. Keunggulan lain yang dimiliki Kolombia adalah peringkat FIFA yang jauh lebih baik, yaitu di posisi 13 dunia, sementara Uzbekistan menempati urutan ke-50.
Meskipun di atas kertas lebih diunggulkan, Nestor Lorenzo menolak untuk meremehkan lawan. Ia justru mewaspadai kekuatan tim debutan asal Asia Tengah tersebut.
"Piala Dunia ini menunjukkan bahwa tidak ada tim kecil dan tidak ada lawan yang bisa diremehkan," ujar Lorenzo.
Ia menambahkan, "Uzbekistan telah meraih beberapa hasil yang sangat baik. Mereka memiliki pelatih yang sangat baik, beberapa pemain berkualitas, dan mereka adalah tim yang sangat terorganisir yang tahu persis bagaimana mereka ingin bermain. Itulah tantangan kami besok."
Artikel Terkait
Bareskrim Tahan Mantan Pejabat Tinggi OJK Tersangka Baru Kasus Penggelapan Dana Rp 1,2 Triliun
Bandara Minangkabau Diperluas Rp553 Miliar, Kapasitas Naik Jadi 5,7 Juta Penumpang per Tahun
Perempuan Lansia di Cibinong Isolasi Diri Selama Belasan Tahun Akibat Depresi, Dievakuasi Tim Gabungan
KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar dalam Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA