Sebanyak 4.961 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik di Jakarta pada hari ini. Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menegaskan kesiapan penuh dalam mengawal jalannya penyampaian pendapat masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Budi Hermanto, menyatakan bahwa seluruh personel yang bertugas di lapangan telah diarahkan untuk bertindak sesuai prosedur tanpa mengedepankan sikap arogan. “Prinsipnya, kami hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Anggota di lapangan diarahkan bertindak humanis, persuasif, dan tetap sesuai prosedur,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Rabu, 17 Juni 2026.
Personel gabungan tersebut ditempatkan di beberapa lokasi strategis, antara lain kawasan Monumen Nasional, Bundaran Hotel Indonesia atau Dukuh Atas, kompleks Gedung Dewan Perwakilan Rakyat dan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, serta titik-titik pengaturan lalu lintas di sekitar area tersebut. Penempatan ini dilakukan agar kegiatan penyampaian pendapat dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Budi juga mengingatkan agar para personel tidak bersikap arogan dan tidak mengeluarkan ucapan maupun tindakan yang berpotensi memicu ketegangan di lapangan. Sementara itu, kebijakan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan.
“Pengaturan lalu lintas bersifat situasional. Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi agar menyesuaikan perjalanan dan mengikuti arahan petugas,” jelasnya.
Di sisi lain, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh peserta aksi untuk menyampaikan pendapat secara damai dan tertib. Budi menekankan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar aktivitas warga lainnya tetap berjalan lancar.
“Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Mari bersama-sama menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Militer Israel Siap Bertahan Lama di Lebanon Meski Ada Kesepakatan Damai AS-Iran
Ribuan Warga Jakarta Timur Dukung Program Makan Bergizi Gratis Prabowo, Minta Koruptor Ditindak
TAUD Desak Polisi Periksa Dua Eks Anggota BAIS yang Terbukti Siram Air Keras ke Aktivis KontraS
Trump Umumkan Kesepakatan Akhiri Konflik dengan Iran, Pembukaan Selat Hormuz Masih Negosiasi