Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu mengambil langkah darurat dengan memindahkan sementara puluhan pasien ke area halaman rumah sakit sebagai antisipasi terhadap ancaman gempa susulan. Keputusan ini diambil setelah gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa lalu.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Undata, dr. Franklin Sinanu, menjelaskan bahwa pemindahan tersebut dilakukan untuk menjamin keselamatan pasien, keluarga pasien, serta petugas medis. Aktivitas gempa susulan yang dinilai cukup intens menjadi alasan utama di balik langkah antisipatif ini.
"Siang tadi kami sempat mulai memindahkan pasien kembali masuk ke ruang, tetapi sore ini sudah dua kali gempa susulan jadi kami melakukan tindakan antisipasi. Kebetulan tenda-tenda juga sudah jadi sehingga memudahkan pasien yang menurut kami di ruangan agak sulit bila nanti terjadi gempa," ujarnya, Rabu (17/9/2026).
Sementara itu, sebanyak 44 pasien saat ini menjalani perawatan sementara di luar gedung. Meskipun berada di area terbuka, pelayanan kesehatan di RSUD Undata tetap berjalan normal dengan pengawasan ketat dari tenaga medis dan manajemen rumah sakit. Seluruh pasien yang dievakuasi dilaporkan berada dalam kondisi aman.
Artikel Terkait
PDIP Dinilai Masih Ambigu soal Sikap ke Pemerintahan Prabowo, Demokrat dan PKB Desak Kejelasan
Tabrakan Kereta Barang di Munich Tewaskan Satu Orang, Selang Beberapa Jam dari Kecelakaan Maut di Inggris
Empat Artis Indonesia Sambut Anak Pertama di Tahun 2026
Veda Ega Pratama Start Kedelapan di Moto3 Ceko, David Almansa Rebut Pole Position