Menteri Pertahanan Jepang Temui Prabowo di Kediaman, Bahas Kerja Sama Pendidikan Militer

- Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:00 WIB
Menteri Pertahanan Jepang Temui Prabowo di Kediaman, Bahas Kerja Sama Pendidikan Militer

Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, menghadap Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadinya di kawasan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, pada Jumat (12/6/2026) malam. Dalam pertemuan yang berlangsung singkat namun substantif tersebut, Koizumi membawa serta miniatur kapal perang legendaris Jepang, Mikasa, sebagai cinderamata dari kampung halamannya di Yokosuka.

Melalui unggahan di akun media sosialnya, Koizumi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo, yang memiliki latar belakang militer dan pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan, menyambut suvenir tersebut dengan antusias. “Presiden Prabowo sangat senang menerimanya, yang membuat saya sangat bahagia,” tulisnya pada Sabtu (13/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Koizumi menyoroti inisiatif Prabowo untuk mengirimkan mahasiswa Indonesia guna menempuh pendidikan di Akademi Pertahanan Nasional yang berlokasi di Yokosuka. Menurut Koizumi, Presiden secara langsung memimpin gagasan tersebut. Bahkan, kata dia, Prabowo sempat mengumpulkan sejumlah alumni akademi itu untuk bertemu dengannya. Salah satu di antaranya adalah Wakil Menteri Pertanian Indonesia yang secara khusus menyempatkan diri hadir.

Koizumi menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian khusus yang diberikan Presiden Prabowo terhadap lembaga pendidikan militer Jepang tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Menteri Pertahanan Indonesia telah sepakat untuk menindaklanjuti seluruh isi pembicaraan secara menyeluruh dan akan melaporkan perkembangan selanjutnya.

“Meskipun hanya kunjungan singkat ke Indonesia, kami mencapai hasil yang akan berkontribusi pada penguatan hubungan Jepang-Indonesia ke depannya. Presiden Prabowo, terima kasih banyak,” ujar Koizumi menutup pernyataannya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar