Persija Jakarta kembali mengambil langkah besar dalam perombakan skuad jelang kompetisi Super League 2026-2027 dengan melepas penyerang asal Brasil, Maxwell Souza, yang mencatatkan performa produktif sepanjang musim lalu. Keputusan ini menandai fase transisi yang tengah dijalani klub ibu kota untuk menyusun komposisi pemain yang lebih segar dan kompetitif. Maxwell tidak memperpanjang kebersamaannya setelah kontraknya berakhir satu musim.
Kepergian Maxwell melengkapi daftar pemain asing yang ditinggalkan Persija setelah sebelumnya klub berpisah dengan Allano Lima. Kedua nama tersebut sempat menjadi bagian penting dalam perjalanan tim, namun manajemen memilih jalur penyegaran demi membangun fondasi baru. Langkah ini menunjukkan keseriusan Persija dalam melakukan pembenahan total, bukan sekadar perubahan parsial.
Pengumuman resmi pelepasan Maxwell disampaikan Persija melalui kanal media sosial klub. Dalam pernyataannya, klub menyoroti dedikasi sang pemain yang mampu memberikan dampak signifikan di lini depan sepanjang masa baktinya. “Hadir dengan penuh keyakinan, untuk menjawab tantangan. Torehan 16 gol menjadi bukti, bahwa kerja keras dan dedikasi, takkan pernah mengkhianati,” demikian bunyi pernyataan klub.
Catatan 16 gol yang dibukukan Maxwell sepanjang musim menjadi bukti nyata perannya sebagai salah satu tumpuan serangan Macan Kemayoran. Produktivitas itu dengan cepat membuat namanya melekat di hati para pendukung setia. Kontribusi tersebut sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai pemain asing yang meninggalkan jejak berarti selama berseragam Persija.
Persija menegaskan bahwa perpisahan ini bukan sekadar soal datang dan perginya seorang pemain, melainkan tentang jejak yang tertinggal di klub dan suporter. “Ini bukan sekadar tentang datang dan menciptakan cerita, tetapi tentang meninggalkan jejak yang akan selalu melekat di hati banyak Jakmania,” lanjut pernyataan resmi klub. Manajemen juga menyampaikan rasa terima kasih atas setiap kontribusi yang diberikan Maxwell, mulai dari gol hingga perjuangan di setiap pertandingan.
“Terima kasih, Maxwell Souza. Untuk setiap gol, perjuangan, dan kenangan yang telah kamu bawa,” tulis Persija dalam pernyataan yang sama. Klub ibu kota itu turut mendoakan agar karier Maxwell terus bersinar di pelabuhan berikutnya. “Lakukan yang terbaik di mana pun langkahmu berada!” tutup pernyataan tersebut.
Perpisahan dengan Maxwell semakin menegaskan arah kebijakan Persija yang agresif dalam membenahi skuad. Fokus utama klub kini adalah membangun tim yang lebih kompetitif demi mengejar target tinggi di Super League 2026-2027. Langkah ini menjadi sinyal bahwa revolusi skuad di tubuh Macan Kemayoran benar-benar dimulai.
Artikel Terkait
Mantan Wamenaker Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara atas Suap dan Gratifikasi Sertifikat K3
Unilever Bagikan Dividen Rp7,63 Triliun untuk Tahun Buku 2025
Kejagung Pastikan Tidak Sita Ribuan Motor Listrik Proyek Rp1 Triliun di BGN karena Sudah Tersebar ke Daerah
Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Mengaku Deg-degan Jelang Vonis Korupsi Sertifikasi K3