Kepolisian Lalu Lintas (Korlantas) Polri bergerak cepat merespons keluhan warga terkait kemacetan parah di sejumlah titik Jakarta, sekaligus melakukan pemetaan rawan hambatan menjelang Operasi Patuh 2026. Langkah responsif ini diwujudkan langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho, yang turun ke lapangan untuk meninjau proyek galian di Jalan TB Simatupang, Jakarta Timur, Kamis (4/6/2026).
Didampingi Kepala Bagian Operasi Korlantas Polri, Komisaris Besar Aries Syahbudin, Irjen Agus mengecek lokasi galian yang berada tepat di pertigaan krusial kawasan Pasar Rebo arah Jakarta Selatan. Ia sempat menghampiri dan berbincang dengan sejumlah pekerja proyek guna mencari solusi terbaik agar pengerjaan infrastruktur tidak mengorbankan kelancaran lalu lintas. Peninjauan ini, menurut dia, merupakan bentuk respons langsung atas aduan para pengguna jalan yang mengeluhkan waktu tempuh membengkak akibat penyempitan jalur.
“Tentunya kenapa saya hadir di sini? Beberapa kali kami dapat pengaduan dari pengguna jalan berkaitan dengan kepadatan dan perlambatan,” ujar Irjen Agus kepada wartawan di lokasi.
Sementara itu, aksi turun ke jalan ini bukan sekadar penanganan taktis sesaat. Menjelang Operasi Patuh 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 21 Juni mendatang, Korlantas Polri tengah gencar membenahi faktor-faktor penyebab kemacetan dan pelanggaran lalu lintas, termasuk hambatan samping yang dipicu proyek infrastruktur. Irjen Agus menjelaskan bahwa hambatan arus di titik tersebut memang dipicu oleh pengerjaan proyek PDAM, namun keluhan masyarakat kini telah diakomodasi dengan langkah penanganan konkret di lapangan.
“Kami cek di lapangan dengan Pak Kasat Lantas Jakarta Timur ini, ya. Tepatnya di sebelah kiri kita, memang ada proyek PT PAM, PDAM. Pengaduan-pengaduan dari masyarakat sudah ditindaklanjuti. Ada pengaturan, ada penataan,” urai Irjen Agus.
Melalui sinergi antara Satuan Lalu Lintas Jakarta Timur dan pihak pelaksana proyek, penataan area kerja serta penebalan personel untuk rekayasa lalu lintas mulai ditingkatkan. Langkah proaktif ini diharapkan dapat menekan angka perlambatan jalur, sejalan dengan esensi Operasi Patuh 2026 yang mengedepankan ruang kebersamaan di jalan raya yang aman, tertib, dan berkeselamatan.
Artikel Terkait
Ancol Gratiskan Masuk untuk Pemegang KTP Jakarta pada 22, 27, dan 28 Juni 2026
KB Bank Salurkan Rp720 Miliar ke MGM Bosco Logistics untuk Perkuat Rantai Dingin Nasional
KPK Dalami Aliran Dana Proyek Gedung Pemkab Lamongan, Periksa Direktur PT Brantas Abipraya
Kejagung Tetapkan Komisaris PT YAT sebagai Tersangka Kelima Korupsi Pengadaan Motor Listrik Program Makan Bergizi Gratis