Presiden Prabowo Tunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional Gantikan Dadan Hindayana

- Rabu, 03 Juni 2026 | 04:40 WIB
Presiden Prabowo Tunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional Gantikan Dadan Hindayana

Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, menggantikan Dadan Hindayana. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (2/6/2026).

Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pencopotan dan pengangkatan Kepala serta Wakil Kepala BGN telah melalui proses evaluasi yang berlangsung selama hampir satu setengah tahun. “Bapak Presiden memutuskan untuk mengangkat Saudari Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Kemudian, Saudari Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, dan Saudara Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru,” ujarnya.

Nanik Sudaryati Deyang lahir di Madiun pada 3 Januari 1968. Kariernya bermula dari dunia jurnalistik, ketika ia bergabung dengan Tabloid Bangkit, sebuah media yang merupakan bagian dari kelompok Kompas Gramedia. Seiring waktu, ia berkembang menjadi figur penting di Kelompok Media Peluang (KMP).

Berdasarkan data yang tercatat pada 2014, Nanik pernah menduduki sejumlah jabatan strategis. Ia pernah menjadi Pemimpin Umum di percetakan majalah Femme, Direktur Utama tabloid Info Kecantikan, serta Komisaris di beberapa media, seperti tabloid umum The Politic, tabloid bisnis Peluang Usaha, dan tabloid Info Kuliner.

Di luar bidang jurnalistik, Nanik juga aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), sebuah lembaga yang didirikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Pada Pilpres 2019, ia tergabung dalam tim pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dengan tugas sebagai Wakil Ketua Badan Kemenangan Nasional Koalisi Adil Makmur.

Nama Nanik sempat menjadi perbincangan luas ketika kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet di Bandung pada 2018 mencuat. Dalam kasus tersebut, ia beberapa kali dipanggil oleh Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan demi kepentingan penyelidikan.

Sebelum menjabat Kepala BGN, Nanik telah diberi kepercayaan oleh Presiden Prabowo untuk menanggulangi masalah kemiskinan di Indonesia. Ia menjabat sebagai Wakil I Ketua Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan. Tak lama kemudian, Prabowo melantik Nanik sebagai Wakil Kepala BGN bersama Sony Sanjaya di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (17/9/2025).

Pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 152/TPA Tahun 2025 tentang Pemberhentian dari Jabatan Pimpinan Tinggi Utama dan Jabatan Pimpinan Tinggi Madya, serta pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di lingkungan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Selain itu, Nanik juga menjabat sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero) berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024 Pertamina pada Kamis (12/6/2025).

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar