Seorang pekerja pabrik di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, menjadi saksi pertama saat api mulai berkobar dari dalam gudang penyimpanan kardus dan plastik pada Senin sore. Peristiwa itu kemudian berkembang menjadi kebakaran besar yang hingga Selasa pagi masih dalam proses pendinginan oleh petugas pemadam kebakaran.
Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Saiful Kahfi, menjelaskan bahwa karyawan yang sedang bekerja saat itu melihat api yang sudah membesar di dalam gudang. Tanpa menunggu lebih lama, pekerja tersebut segera melaporkan temuan itu kepada petugas keamanan pabrik.
"Lalu karyawan tersebut melapor kepada sekuriti dan mencoba memadamkan dengan APAR, lalu sekuriti menghubungi pemadam kebakaran," ujar Saiful kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).
Upaya pemadaman mandiri menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sempat dilakukan sebelum akhirnya tim pemadam kebakaran tiba di lokasi. Kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 14.23 WIB, dan proses pendinginan baru dimulai sekitar pukul 16.20 WIB. Hingga pagi hari berikutnya, petugas masih terus bekerja di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam.
Sementara itu, insiden ini tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga menimbulkan korban luka. Sebanyak tiga orang dilaporkan mengalami cedera akibat kebakaran tersebut.
"Situasi kebakaran pendinginan. Korban luka ringan 2 petugas dan 1 warga," kata Saiful.
Saiful merinci bahwa seorang anggota Redkar Kedaung bernama Yoga mengalami sesak napas dan harus dirawat di Rumah Sakit Sumber Waras. Dua korban lainnya, yaitu Lukmanul Hakim dan Ahmad Sumantri, masing-masing merupakan anggota ASN Sektor Grogol Petamburan dan anggota PJLP Grogol Petamburan. Keduanya mengalami luka pada mata akibat tersemprot nozzle saat proses pemadaman. Lukmanul Hakim telah dirujuk ke RSCM untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Artikel Terkait
Investor China dan Hong Kong Dilarang Ikut IPO SpaceX, Alihkan Buruan ke Saham Terkait
Ekonom: RI Tak Akan Ulangi Krisis 1998, Tantangan Kini Bergeser ke Daya Beli Kelas Menengah
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 per 10 Juni 2026
The Super Mario Galaxy Movie Tembus Satu Miliar Dolar AS di Box Office Global