Jelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang jatuh pada tahun 2026, umat Muslim di berbagai daerah mulai bersiap menunaikan ibadah kurban. Proses pemilihan hewan kurban, baik kambing, domba, sapi, maupun kerbau, tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada dua aspek utama yang harus diperhatikan, yaitu kondisi kesehatan hewan dan kesesuaiannya dengan ketentuan syariat Islam.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap kriteria dasar hewan kurban. Menurutnya, hewan yang dipilih harus memenuhi syariat Islam dan berada dalam kondisi sehat agar dagingnya aman dikonsumsi serta prinsip kesejahteraan hewan tetap terjaga.
Dari sisi kesehatan, terdapat sejumlah ciri fisik yang dapat diamati oleh calon pembeli. Hasudungan menjelaskan bahwa hewan kurban yang sehat memiliki mata yang cerah dan bersih, tanpa cairan berlebih yang keluar. Bagian hidungnya pun harus lembab secara alami dan tidak mengeluarkan lendir secara berlebihan.
Selain itu, tanda-tanda lain yang mudah dikenali adalah nafsu makan yang baik dan gerakan yang aktif. Bulu hewan yang bersih dan tidak kusam juga menjadi indikator kondisi tubuh yang prima. Secara keseluruhan, postur tubuh hewan harus proporsional dan tidak menunjukkan tanda-tanda kekurusan yang ekstrem.
Artikel Terkait
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertamina Dex Tembus Rp27.900 per Liter
Polsek Manggala Gencarkan Patroli Dini Hari Antisipasi Geng Motor dan Tawuran
Arab Saudi Kecam Serangan Drone di Dekat PLTN Barakah UEA, Sebut Ancaman bagi Stabilitas Kawasan
Juventus Kalah 0-2 dari Fiorentina, Posisi Empat Besar Serie A Terancam