Petugas mulai menerapkan sistem rekayasa lalu lintas contraflow di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Kamis pagi, sebagai langkah mengurai kepadatan kendaraan selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus. Lajur kontra arah tersebut diberlakukan di jalur kanan tol dari Karawang Barat Kilometer 47 hingga Dawuan Kilometer 65, dan hanya diperuntukkan bagi kendaraan kecil golongan satu yang menuju arah Cikampek. Informasi ini disampaikan langsung oleh PT Jasa Marga melalui akun media sosial resmi mereka pada pukul 10.01 WIB.
Kebijakan ini diambil menyusul lonjakan volume kendaraan yang signifikan di sejumlah titik ruas tol tersebut. Siti, petugas call center Jasa Marga, ketika dihubungi pada pukul 10.05 WIB, menjelaskan bahwa arus lalu lintas di wilayah Mohammed bin Zayed (MBZ) Kilometer 44 masih terpantau ramai lancar. Namun, kepadatan mulai terlihat di titik pertemuan kendaraan dari jalur bawah dan jalur layang, tepatnya di sekitar Kilometer 48.
Di sisi lain, kemacetan juga terjadi di Tol Japek ruas Cibitung yang mengarah ke Cikarang Barat. Kepadatan di titik ini dipicu oleh adanya kecelakaan yang melibatkan sebuah truk dump. Berdasarkan laporan Jasa Marga, kendaraan tersebut mengalami kecelakaan hingga terbalik dan miring di bahu luar atau sisi kiri jalan, sehingga petugas masih melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Sementara itu, kondisi lalu lintas di ruas Cikarang Pusat Kilometer 40 hingga Karawang Barat Kilometer 46 juga dilaporkan padat. Kepadatan serupa terjadi di jalur antara Karawang Barat Kilometer 47 dan Karawang Timur Kilometer 51. Peningkatan volume kendaraan menjadi faktor utama di balik melambatnya laju kendaraan di sepanjang ruas tersebut selama masa libur panjang ini.
Artikel Terkait
OJK: Program Penjaminan Polis Jadi Fondasi Baru Perlindungan Pemegang Polis
Joey Pelupessy Akui Duet dengan Ivar Jenner di Lini Tengah Timnas Indonesia Mulai Tumbuh
Trump Klaim Iran Tembak Jatuh Helikopter Apache AS di Selat Hormuz, Dua Pilot Selamat
TNI Bantah Sekolah di Ende Digusur untuk Bangun Koperasi, Beberkan Kronologi Kerusakan Bangunan