Lima Pemain Super League Bersinar, Dicuekin John Herdman untuk TC Timnas Jelang Piala AFF 2026

- Kamis, 30 April 2026 | 12:50 WIB
Lima Pemain Super League Bersinar, Dicuekin John Herdman untuk TC Timnas Jelang Piala AFF 2026
Berikut adalah hasil penulisan ulang artikel tersebut dengan gaya bahasa manusia yang natural, sesuai dengan instruksi yang diberikan:

Lima pemain yang lagi bersinar di Super League ternyata dicuekin sama John Herdman. Mereka nggak dipanggil ke pemusatan latihan Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026. Nah, siapa aja sih mereka?

John Herdman baru aja memanggil 23 pemain buat training camp di Jakarta, tanggal 26 sampai 30 Mei 2026. TC ini jadi persiapan buat turun di Piala AFF 2026, yang jadwalnya mulai 24 Juli sampai 26 Agustus 2026. Yang menarik, nama-nama yang main di FIFA Series 2026 justru nggak dipanggil. Katanya sih, mereka udah diprediksi bakal masuk skuad inti nanti.

Tapi di sisi lain, ada beberapa pemain yang lagi on fire di Super League, malah nggak dilirik. Nggak buat FIFA Series, juga nggak buat TC kali ini. Kok bisa ya? Yuk, kita lihat satu-satu.

1. Teja Paku Alam (Persib Bandung)

Teja ini kiper dengan catatan clean sheet terbanyak musim ini: 16 kali! Dari 26 pertandingan Super League 2025-2026, gawangnya cuma kebobolan 15 kali. Itu luar biasa, kan?

Tapi John Herdman lebih milih Nadeo Argawinata (Borneo FC), Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta), dan Muhammad Riyandi (Persis Solo). Pertanyaannya: kenapa Teja nggak dipanggil? Mungkin ada pertimbangan lain, tapi publik pasti penasaran.

2. Komang Teguh (Borneo FC)

Komang ini salah satu alasan kenapa Borneo FC bisa duduk manis di puncak klasemen. Selain tangguh di belakang, dia juga jago nyerang. Buktinya, dia jadi salah satu bek paling tajam dengan koleksi empat gol!

Fabio Lefundes, pelatih Borneo FC, bahkan sampai minta nomor HP John Herdman. Katanya, biar Komang bisa ditarik ke Timnas. Tapi ya, sampai sekarang belum ada kabar.

3. Ezra Walian (Persik Kediri)

Ezra ini pemain lokal yang subur banget. Enam gol dan sembilan assist dia catatkan musim ini. Cuma kalah dari Mariano Peralta yang punya 12 assist. Lumayan kan?

Di formasi 3-4-3 andalan John Herdman, Ezra sebenarnya pas banget buat posisi winger kiri, second striker, atau bahkan penyerang tengah. Tapi ya, keputusan pelatih tetaplah keputusan. Kita hormati aja.

4. Rayhan Hannan (Persija Jakarta)

Rayhan ini lagi rajin main. Dalam lima pekan terakhir, dia selalu jadi starter buat Persija. Bahkan, dia nyetak satu gol waktu Persija kalah 2-3 dari Bhayangkara FC. Lumayan buat catatan pribadi.

5. Hansamu Yama (Arema FC)

Sejak dipinjamkan Persija ke Arema FC di putaran kedua, Hansamu langsung jadi langganan starter. Dari 12 pertandingan, dia selalu main penuh. Posisinya bek tengah, dan dia berhasil nyetak satu gol.

Alih-alih manggil Hansamu, John Herdman malah milih Muhammad Ferarri. Padahal, sejak akhir Januari 2026, Ferarri nggak pernah main sama sekali bareng Bhayangkara FC. Aneh juga ya?

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar