Timnas Kamboja tampaknya sedang menyiapkan kejutan besar untuk Piala AFF 2026. Ambisi mereka jelas: tampil maksimal, dan salah satu targetnya adalah mengalahkan Indonesia di fase grup. Nah, untuk mewujudkan itu, mereka mengambil langkah yang bisa dibilang cukup berani. Menurut informasi yang beredar, sembilan pemain naturalisasi akan mereka andalkan di turnamen yang digelar akhir Juli hingga Agustus 2026 nanti.
Deretan namanya cukup membuat mata terbelalak. Ada Mohammed Faeez dari Afrika Selatan yang membela Visakha FC, lalu beberapa wajah asal Jepang seperti Hikaru Mizuno (Tiffy Army) dan Takaki Ose (BG Pathum United). Mereka juga merekrut talenta dari berbagai penjuru: Anderson Zogbe (Pantai Gading), Yudai Ogawa (Jepang), Alisher Mirzaev (Uzbekistan), Andreas Nieto (Kolombia), Privat Mbarga (Kamerun), hingga Abdel Coulibaly yang juga berasal dari Pantai Gading.
Dengan kekuatan baru ini, level permainan Kamboja dipastikan bakal berbeda. Bukan lagi tim yang bisa diremehkan begitu saja. Setiap lawan di grup, termasuk Indonesia, tentu harus waspada.
Kebetulan, nasib mempertemukan kedua tim di Grup A. Selain Indonesia dan Kamboja, grup ini juga dihuni Vietnam, Singapura, plus pemenang playoff antara Timor Leste dan Brunei. Jadwalnya sudah keluar: Indonesia akan menjamu Kamboja pada Senin, 27 Juli 2026. Itu akan jadi laga perdana Garuda di turnamen, sementara bagi Kamboja, itu adalah pertandingan kedua mereka setelah lebih dulu menghadapi Singapura.
Namun begitu, ada masalah yang mengintai skuad Indonesia. Persoalannya ada di tanggal 26 Juli, sehari sebelum laga kontra Kamboja. Juara Liga 1 musim 2026-2027 dijadwalkan turun di playoff AFC Champions League 2. Laga itu penting buat kasta sepak bola Indonesia, jadi klub pasti akan mengerahkan skuad terbaiknya.
Ambil contoh Persib Bandung, jika mereka berhasil mempertahankan gelar. Pemain-pemain kunci Timnas yang membela Persib sebut saja Thom Haye, Elliano Reijnders, Beckham Putra, atau Marc Klok sangat berpotensi absen di laga pembuka melawan Kamboja. Mereka baru bisa bergabung ketika Indonesia menghadapi pemenang playoff kualifikasi, beberapa hari kemudian.
Situasinya jadi makin menarik, bukan? Kamboja datang dengan pasukan anyar yang penuh motivasi, sementara Indonesia mungkin harus merelakan beberapa pilar utamanya. Pertanyaannya, apakah Garuda tetap bisa melaju dan mengejar gelar juara AFF? Kita tunggu saja jawabannya nanti.
Artikel Terkait
Penjualan Tiket Pelni Tembus 39.797 Selama Libur Iduladha, Bau-Bau dan Makassar Jadi Rute Favorit
Ekonom: Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Jangan Sampai Ciptakan Monopoli Birokrasi Baru
Golkar DKI Jakarta Potong 117 Hewan Kurban untuk Iduladha 1447 H, Sebar ke Lima Wilayah
196.320 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Jelang Libur Panjang Iduladha, Lonjakan Capai 48,65 Persen