Program Motis Lebaran 2026 Lampaui Target, Angkut Lebih dari 12.400 Sepeda Motor

- Jumat, 03 April 2026 | 08:35 WIB
Program Motis Lebaran 2026 Lampaui Target, Angkut Lebih dari 12.400 Sepeda Motor

Targetnya sudah di depan mata, tapi nyatanya justru terlampaui. Itulah yang terjadi pada program Motor Gratis atau Motis tahun ini. Menjelang Lebaran 2026, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan mencatat angka yang cukup menggembirakan: 12.419 unit motor berhasil diangkut. Angka ini melampaui target awal yang 'hanya' 11.900 unit, atau tepatnya 104,36 persen.

Antusiasme masyarakat, rupanya, jadi faktor penentu. Mereka ramai-ramai beralih dari jalan raya yang mencemaskan ke rel kereta api yang dianggap lebih aman.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Arif Anwar, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.

“Program Motis pada Angkutan Lebaran 2026 ini disambut antusias oleh masyarakat dan berjalan dengan lancar,” ujarnya dalam sebuah keterangan resmi, Kamis lalu.

Ia menegaskan, tujuan utama Motis memang untuk mengalihkan pemudik sepeda motor ke moda transportasi yang lebih nyaman dan tentunya, mengurangi risiko di jalan.

Nah, yang menarik, di luar angka resmi tadi, ada lagi tambahan sekitar 1.304 unit motor yang diangkut melalui skema contraflow. Meski tak termasuk dalam hitungan target, permintaan yang melonjak membuat DJKA tak mau menolak. Semua dilayani.

Bagi Arif, capaian ini bukan sekadar angka. Ini adalah bukti kepercayaan publik yang perlahan tapi pasti mulai tumbuh. Motis kini dilihat sebagai solusi mudik yang efisien, bukan lagi program coba-coba. Ke depannya, harapannya sederhana: kuota bisa ditingkatkan agar lebih banyak lagi yang merasakan manfaatnya.

Lalu, bagaimana rute layanannya? Tahun ini, Motis fokus pada tiga lintas utama: Utara (Jakarta Gudang–Cepu), Tengah (Jakarta Gudang–Lempuyangan), dan Selatan (Jakarta Gudang–Madiun). Jadwalnya diatur ketat untuk memberi kepastian. Ambil contoh KA Motis Selatan, yang sudah berangkat tepat pukul 04.50 WIB dari Stasiun Jakarta Gudang.

Jika kita mundur ke belakang, perjalanan Motis ini seperti rollercoaster. Dimulai sederhana dengan 827 unit pada 2013, lalu meroket hingga 19.141 unit di 2019. Pandemi sempat menghentikan segalanya di 2021, tapi perlahan bangkit lagi dengan realisasi 13.132 unit pada 2024.

Dengan prestasi tahun ini, posisi Motis semakin kuat. Program ini bukan lagi sekadar alternatif, tapi pilihan yang memang diminati.

“Sinergi yang terbangun menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan Motis tahun ini,” tutur Arif menutup pembicaraan.

“Dan kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang lebih baik di masa mendatang.”

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar