Jadi, tekanannya ganda. Di satu sisi, proyek harus cepat selesai untuk mengurai kemacetan. Di sisi lain, desainnya harus cermat menahan laju air rob yang makin mengkhawatirkan.
Perhatian Gibran juga tertuju pada dua kolam retensi: Terboyo dan Sriwulan. Dia ingin kolam-kolam ini tak cuma jadi penampung air saat banjir, tapi juga bisa dimanfaatkan warga sebagai sumber air baku. Instruksinya jelas: pemerintah daerah harus mengoptimalkannya.
Iqbal kemudian menyampaikan poin-poin khusus yang ditekankan Wapres. “Beliau menitikberatkan sebenarnya pengendalian rob di Pantura, Pantai Utara Jawa ya. Jadi catatan beliau seperti di Pekalongan, Demak, dan daerah tadi masukkan dari Pak Gubernur juga untuk diperhatikan di wilayah Pati," ujarnya.
Intinya, kunjungan ini adalah alarm. Kondisi Pantura darurat. "Jadi memang konteks yang beliau kemari itu memang melihat bahwa memang kondisi Pantura ini perlu harus segera ditahan,” pungkas Iqbal.
Langkah konkret kini dinanti. Masyarakat menunggu, tak cuma jalan mulus, tapi juga rasa aman dari ancaman rob yang tiap tahun menggerogoti garis pantai.
Artikel Terkait
Gempa Megathrust 7,6 SR Guncang Bitung, Picu Tsunami Kecil di Beberapa Wilayah
Pemilik SPBE Cimuning Bakal Dipanggil Usai Kebakaran Diduga Akibat Kebocoran
Prabowo Tunjukkan Finger Heart dengan Idola K-Pop di Tengah Perkuat Kemitraan Strategis dengan Korsel
Microsoft Investasikan Rp94 Triliun untuk Cloud dan AI di Singapura