Isu transfer mulai menghangat lagi di Bandung. Lewat akun X-nya, @SeledingTekel baru-baru ini mengabarkan bahwa Persib Bandung sedang menggarap sebuah negosiasi spesial. Targetnya? Seorang penyerang muda berstatus naturalisasi.
"Persib Bandung dirumorkan telah menjalin pembicaraan dengan seorang pemain muda naturalisasi yang berposisi sebagai striker," begitu bunyi kicauan akun tersebut.
Nama pemainnya memang tak disebut secara gamblang. Tapi, dari berbagai petunjuk yang beredar, sorotan utama mengarah ke Mauro Zijlstra. Striker berpostur 188 cm yang kini membela FC Volendam di Eredivisie itu disebut-sebut sebagai kandidat terkuat. Usianya yang baru 21 tahun cocok dengan klue "penyerang muda" dari sumber tersebut.
Memang, ada beberapa nama lain seperti Rafael Struick atau Jens Raven. Namun begitu, kedua pemain itu masih mendapat tempat di klubnya masing-masing. Tidak ada sinyal kuat mereka akan pergi dalam waktu dekat. Situasi Zijlstra justru berbeda.
Di sisi lain, sang pemain sendiri sudah terang-terangan menyuarakan keinginan untuk pindah. Jelang membela Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025, Zijlstra mengaku frustrasi. Hingga pekan ke-20 liga, ia sama sekali belum sekalipun mencicipi lapangan di tim utama Volendam. Catatannya hanya tiga penampilan dan tiga gol untuk tim U-21.
"Saya belum banyak bermain di FC Volendam, jadi saya dan agen saya sedang mencari solusi saat jeda musim dingin," ujarnya kepada para wartawan di Stadion Madya, medio November lalu.
Nah, kalau benar Zijlstra akhirnya mendarat di Si Biru, konsekuensinya jelas. Skuad penyerang Persib akan jadi terlalu padat. Saat ini, mereka sudah punya Ulliam Barros, Andrew Jung, dan Ramon Tanque. Kehadiran pemain baru hampir pasti akan membuat salah satu dari mereka terpental.
Ramon Tanque disebut-sebut sebagai nama yang paling rentan. Pelepasan striker asal Timor Leste itu akan membuka slot pemain asing baru. Dan itu bisa jadi kabar baik. Sebab, posisi gelandang serang atau nomor 10 masih terasa sangat butuh sentuhan kualitas pemain asing yang mumpuni. Manajemen punya peluang untuk memperbaiki sisi itu.
Jadi, ini soal menunggu. Akankah rumor ini berujung pada kepastian? Waktu yang akan menjawabnya.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun