AC Milan kembali menduduki puncak klasemen Serie A. Kemenangan tipis 1-0 atas Cagliari di Stadion Unipol Domus, Sabtu dini hari tadi, cukup untuk mengembalikan status Capolista kepada Rossoneri. Gol penentu datang dari kaki Rafael Leao di menit ke-50.
Kini, koleksi poin AC Milan menyentuh angka 38. Mereka unggul dua poin dari Inter Milan yang masih menunggu pertandingan. Namun begitu, pesta di puncak bisa saja singkat. Semuanya tergantung pada hasil Inter kala menjamu Bologna, Senin nanti. Kemenangan Inter akan langsung menurunkan Milan ke posisi kedua.
Bagaimana jalannya laga? Pelatih Massimiliano Allegri memilih formasi tak biasa, 3-4-3. Yang menarik, dua gelandang sentral, Adrien Rabiot dan Ruben Loftus-Cheek, ditempatkan sebagai sayap pendukung Rafael Leao di depan.
Strategi ini rupanya ditujukan untuk mendominasi lini tengah. Dengan menjejali area tersebut, Allegri berharap timnya bisa mengontrol permainan.
Statistik pun membuktikannya. Penguasaan bola AC Milan mencapai 54%, mengalahkan tuan rumah yang cuma 46%. Mereka juga lebih tajam, menciptakan empat peluang tepat sasaran. Cagliari? Hanya satu.
Gol tunggal pun tercipta. Di menit ke-50, umpan silang Rabiot dari sisi kanan disambut Leao di kotak penalti. Sentuhan pertamanya mantap, lalu diikuti sepakan kaki kiri yang tak terbendung kiper. 1-0 untuk Milan.
"Rafael Leao mencetak gol kemenangan AC Milan atas Cagliari."
Memimpin 1-0, Allegri mulai mengatur ulang pasukannya. Leao diganti Nicklas Fullkrug di menit 69. Sepuluh menit berselang, Christian Pulisic top skor Milan musim ini masuk untuk Loftus-Cheek.
Skor 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Tiga poin penting ini membawa Milan ke puncak, setidaknya untuk sementara. Tantangan berikutnya sudah menunggu: menjamu Genoa, Jumat depan dini hari.
Artikel Terkait
Beasiswa LPDP Juga Diperebutkan Selebritas, Ini 5 Nama yang Lolos Seleksi
Bapanas Temukan Pelanggaran HET Minyakita di Pasar Depok
Kevin Diks Pulih, Gladbach Andalkan Bek Kanan untuk Perbaiki Pertahanan di Freiburg
Pemerintah Buka Impor Ayam AS untuk Bibit, Janjikan Perlindungan Peternak Lokal