Polda Metro Siagakan 191 Personel dan Perketat Pengamanan Jelang Libur Nataru

- Sabtu, 27 Desember 2025 | 21:55 WIB
Polda Metro Siagakan 191 Personel dan Perketat Pengamanan Jelang Libur Nataru

Jakarta bakal ramai sekali selama libur Nataru nanti. Menyikapi hal itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memastikan bakal ada penambahan pengamanan di berbagai titik wisata ibukota. Langkah ini akan berlaku sepanjang libur Natal 2025 hingga Tahun Baru 2026, tepatnya sampai tanggal 2 Januari.

“Penebalan pengamanan ini sampai tanggal 2 Januari 2026,” ujar Asep saat berbincang dengan wartawan, Sabtu (27/12/2025) lalu.

Alasannya jelas. Menurutnya, tempat-tempat seperti Taman Margasatwa Ragunan, Ancol, dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dipastikan membludak dikunjungi orang. Makanya, pengamanan harus diperketat.

“Karena pada masa liburan ini objek wisata seperti Taman Margasatwa Ragunan, Ancol, dan Taman Mini pasti akan dipadati pengunjung,” paparnya.

Rencananya, pengamanan tak cuma dilakukan Polri sendirian. Mereka akan berkolaborasi dengan jajaran TNI dan instansi terkait lainnya. Fokusnya nggak cuma di tempat wisata atau pusat keramaian, tapi juga menyangkut jalur mudik dan arus balik nanti.

“Saat ini kita tebalkan pengamanan di tempat wisata. Nanti pada saat arus balik, pengamanan akan difokuskan di jalur mudik,” tutur Asep.

Ia menekankan kalau penempatan personelnya akan fleksibel. Semua disesuaikan dengan dinamika dan kebutuhan di lapangan yang bisa berubah-ubah.

Tak cuma urusan komando dari belakang meja, Kapolda berniat turun langsung. Asep berencana blusukan ke sejumlah lokasi wisata untuk memastikan keamanan sekaligus bertemu masyarakat. Sabtu siang kemarin, ia sudah memulai dengan meninjau Taman Margasatwa Ragunan.

“Kita berinteraksi supaya ada kedekatan,” katanya mengenai kunjungan tersebut.

Dari obrolan ringan itu, ia mendapat gambaran. Rupanya banyak pengunjung yang datang dari luar Jakarta, seperti Jawa Barat dan Lampung. Bahkan tak sedikit yang pertama kali datang ke sana.

“Saya juga ingin tahu dari mana saja pengunjung datang. Ternyata ada dari Jawa Barat, Lampung, dan daerah lainnya. Ada juga yang baru pertama kali berkunjung ke sini.”

Pendekatan seperti ini, sambungnya, penting agar masyarakat merasa nyaman dan tidak ragu mendatangi polisi jika mengalami kendala apa pun.

Di sisi lain, ancaman tak cuma dari keramaian. Cuaca ekstrem juga jadi perhatian serius. Polda Metro Jaya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi hal-hal seperti pohon tumbang di kawasan wisata.

Bahkan, mereka sudah menyiapkan skenario terburuk. Sebuah Satuan Tugas (Satgas) Bencana Alam yang terdiri dari 191 personel telah disiagakan. Mereka akan ditempatkan di lokasi-lokasi yang rawan, termasuk daerah yang berpotensi banjir.

“Pengelola sudah melakukan pemangkasan pohon sebagai langkah antisipasi. Polda Metro Jaya juga menyiapkan Satgas Bencana Alam sebanyak 191 personel yang disiagakan di lokasi-lokasi rawan banjir maupun bencana alam lainnya,” pungkas Asep menutup penjelasannya.

Jadi, intinya persiapan sudah dimatangkan. Mulai dari keamanan manusia hingga antisipasi bencana alam. Tinggal menunggu waktu pelaksanaannya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar