Mendekati libur Natal dan Tahun Baru 2026, arus kendaraan di sejumlah ruas tol Transjawa sudah terlihat padat. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat, lonjakan volume lalu lintas ini bahkan sudah mulai terjadi sejak 18-19 Desember 2025. Angkanya cukup signifikan: tercatat 71.088 kendaraan bergerak menuju arah Transjawa dalam satu hari.
Puluhan ribu kendaraan itu salah satunya tercatat melewati Gerbang Tol Cikampek Utama. Tak cuma dari arah barat, arus dari wilayah timur Transjawa juga ikut merangkak naik. Peningkatannya sekitar 9,63 persen dibanding hari-hari biasa.
“Untuk kendaraan dari Wilayah Timur Trans Jawa tercatat sebanyak 60.578 kendaraan atau naik 9,63 persen dari lalu lintas normal sebanyak 55.258 kendaraan,”
Demikian penjelasan Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, seperti dikutip Minggu (21/12/2025).
Menghadapi situasi ini, Ria memastikan JTT telah menyiapkan sejumlah langkah. Kesiapan petugas yang siaga 24 jam akan dioptimalkan, begitu pula pemantauan lalu lintas secara real-time dan kondisi infrastruktur. Mereka juga bakal berkoordinasi intens dengan Kepolisian dan pihak terkait lainnya. Tujuannya satu: memastikan perjalanan mudik dan liburan Nataru kali ini berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi semua pengguna jalan.
Lonjakan serupa ternyata juga terjadi di ruas tol Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di GT Kalikangkung, misalnya, volume kendaraan menuju Semarang pada H-7 sampai H-6 tercatat 40.993 unit. Angka itu naik 17,03 persen dari kondisi normal. Sementara itu, kendaraan yang meninggalkan Semarang juga bertambah 15,70 persen.
Di GT Banyumanik, situasinya tak jauh berbeda. Kendaraan menuju Solo melalui gerbang ini melonjak 17,47 persen, sedangkan arus menuju Jakarta naik 17,50 persen.
Bergeser ke Jawa Timur, peningkatan juga terpantau jelas. GT Warugunung mencatat kenaikan 13,06 persen untuk kendaraan menuju Surabaya. Arus sebaliknya, menuju Jakarta, juga naik 9,25 persen.
GT Kejapanan Utama pun ramai. Kendaraan yang menuju Malang bertambah 7,94 persen, sementara arus menuju Surabaya naik 7,76 persen. Terakhir, di GT Singosari, volume kendaraan menuju Malang meningkat 8,40 persen dan arus ke Surabaya melonjak cukup tinggi, yaitu 11,59 persen.
Data-data ini jelas menggambarkan satu hal: gelombang mudik dan liburan Nataru 2025/2026 telah dimulai lebih awal. Jalanan Transjawa diprediksi akan semakin padat dalam hari-hari mendatang.
Artikel Terkait
Prabowo dan Albanese Tandatangani Traktat Keamanan Bersama RI-Australia
BI Catat Cadangan Devisa Turun Jadi USD154,6 Miliar pada Januari 2026
Harga Pangan Pokok Turun Dominan, Cabai dan Jagung Anjlok Signifikan
Prabowo dan Albanese Perkuat Kemitraan Pendidikan dan Ekonomi di Jakarta