Kementerian Perhubungan akhirnya merilis angka pasti untuk program mudik gratis akhir tahun. Tak tanggung-tanggung, kuota yang disiapkan mencapai 33.039 penumpang. Angka itu mencakup perjalanan lewat darat, kereta api, dan laut. Menariknya, ada juga kuota khusus untuk 5.628 sepeda motor yang bisa ikut dibawa dengan sistem lintas moda transportasi.
Pengumuman resmi ini disampaikan langsung oleh Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, pada Kamis lalu (11/12/2025).
"Tahun ini Kemenhub menyiapkan kuota mudik gratis dengan total 33.039 penumpang dan 5.628 sepeda motor melalui moda darat, kereta api, dan laut," ujarnya.
Menurut Dudy, program ini bukan sekadar bantuan. Ia menyebutnya sebagai instrumen penting pemerintah. Tujuannya jelas: menghadirkan mudik yang selamat, aman, nyaman, dan yang tak kalah penting, terjangkau bagi masyarakat. Di sisi lain, program ini juga punya misi jangka panjang. Pemerintah berharap bisa mengalihkan masyarakat dari ketergantungan pada kendaraan pribadi menuju transportasi umum.
Rinciannya begini. Untuk moda darat, disiapkan 70 bus yang akan melayani 10 rute dari Jakarta menuju sejumlah kota di Jawa. Lalu, ada layanan kereta api gratis yang mengakomodasi 5.568 motor dan 12.720 penumpang. Sementara untuk jalur laut, kuotanya cukup besar: 17.239 penumpang yang akan tersebar di 55 rute pelayaran.
Dudy punya harapan besar. Ia ingin kuota yang sudah disediakan ini benar-benar termanfaatkan dengan optimal. Baik yang disiapkan langsung oleh Kemenhub, maupun oleh para operator transportasi yang terlibat.
"Sehingga kuota penyelenggaraan program mudik gratis dapat terisi dengan optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," tegasnya.
Nah, buat yang berminat, jangan sampai ketinggalan. Pendaftaran ternyata sudah dibuka sejak tanggal 1 Desember lalu. Cukup lama sebelum hari H.
"Silakan manfaatkan fasilitas mudik gratis melalui pendaftaran di halaman website mudik.kemenhub.go.id. Kami harap kuotanya dapat diisi dengan maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan,” kata dia mengingatkan.
Program ini, jika berjalan baik, bisa menjadi solusi bagi banyak orang. Terutama mereka yang ingin pulang kampung tanpa terbebani ongkos yang membengkak di akhir tahun.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun