Sejak awal tahun fiskal Juli lalu, Terusan Suez menunjukkan geliat yang cukup menggembirakan. Osama Rabie, sang Ketua Otoritas Terusan Suez (SCA), baru saja membeberkan data yang mencatat peningkatan kinerja yang signifikan. Bayangkan saja, dalam periode sejak 1 Juli, kanal legendaris itu telah dilintasi oleh 5.874 kapal. Lalu lintas yang padat itu membawa berkah berupa pendapatan mencapai USD1,97 miliar, atau jika dirupiahkan, setara dengan Rp32,84 triliun.
Angka-angka itu bukan main. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, pendapatannya melonjak 17,5 persen. Tak cuma itu, tonase bersihnya juga naik 14,4 persen menjadi 247,2 juta ton. Jumlah kapal yang melintas pun bertambah 5,2 persen. Sebuah pemulihan yang patut disyukuri.
Rabie menyampaikan optimisme ini langsung kepada misi dari Dana Moneter Internasional (IMF). Menurutnya, proyeksi jangka panjang justru menunjukkan pemulihan yang akan berlanjut.
"Kami memperkirakan pendapatan untuk tahun fiskal 2026/2027 akan mencapai USD8 miliar," ujarnya.
Artikel Terkait
BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 4,75%, Waspadai Dampak Perang Timur Tengah
Jalur Kalimalang Sepi di Siang Bolong, Arus Mudik Motor Belum Meningkat
Ekspor Korea Selatan Melonjak 16,6% di Februari 2026, Didorong Semikonduktor AI
Iran Naikkan Upah Minimum 60% di Tengah Perang dan Inflasi Tinggi