Gotong Royong TNI dan Tenaga Kesehatan Pulihkan RSUD Aceh Tamiang dari Kubangan Banjir

- Senin, 08 Desember 2025 | 12:25 WIB
Gotong Royong TNI dan Tenaga Kesehatan Pulihkan RSUD Aceh Tamiang dari Kubangan Banjir

RSUD Aceh Tamiang perlahan mulai bernapas lagi. Fasilitas kesehatan yang sempat lumpuh total akibat terjangan banjir bandang itu, kini tampak bersih dan rapi. Operasional pun bakal dibuka kembali secara bertahap.

Pemulihannya terbilang cepat. Kunci utamanya ada pada pengerahan puluhan prajurit TNI dari Kodim 0117/Aceh Tamiang, ditambah dukungan solid dari berbagai instansi kesehatan. Mereka bekerja keras tanpa henti sejak beberapa hari lalu.

Memang, kondisi rumah sakit itu sempat sangat memprihatinkan. Bahkan, RSUD Tamiang disebut-sebut sebagai fasilitas yang paling parah terdampak. Layanannya benar-benar terhenti. Aksesnya pun terhalang puluhan kendaraan yang terseret arus banjir.

Namun begitu, pada tanggal 4 Desember lalu, 35 prajurit TNI akhirnya diterjunkan. Tugas pertama mereka adalah membuka jalan yang terblokir itu. Setelah akses berhasil dibuka, barulah terlihat betapa dahsyatnya kerusakan. Seluruh ruangan dalam rumah sakit dipenuhi lumpur setinggi hampir setengah meter.

Melihat situasi tersebut, Kodim tak tinggal diam. Kekuatan personel ditambah menjadi 80 orang pada keesokan harinya, 5 Desember. Mereka juga mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk menyemprot dan mempercepat proses pembersihan yang melelahkan itu.

Hasilnya, ada titik terang. Kementerian Kesehatan melaporkan perkembangan yang cukup signifikan.

“Farmasi, IGD, dan koridor kembali rapi dan aman digunakan,”

demikian bunyi laporan Kemenkes yang dirilis Senin (8/12/2025). Ruang-ruang utama sudah disterilkan, lantai dan dinding dibersihkan, sementara peralatan medis berhasil diselamatkan.

Pembersihan bukan cuma mengandalkan tenaga TNI. Unsur pendidikan kesehatan juga turun tangan. Sejumlah mahasiswa dari Poltekkes Medan dikerahkan dengan misi khusus: membersihkan dan memastikan sterilitas ruang operasi. Tujuannya jelas, agar ruang vital itu bisa segera digunakan untuk tindakan medis yang aman.

Di sisi lain, kesiapan peralatan juga jadi perhatian serius. Tim dari Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Medan dengan teliti mengecek satu per satu alat kesehatan yang terdampak. Mereka memastikan mana yang masih bisa berfungsi dengan aman, dan mana yang perlu segera diperbaiki atau bahkan diganti.

Sampai hari ini, dukungan terus mengalir. Tim medis dan teknis dari RSUP H. Adam Malik Medan masih bertugas di lokasi. Fokus mereka sekarang adalah mempersiapkan pembukaan kembali IGD dalam waktu dekat.

Menurut Kemenkes, layanan gawat darurat itu memang sudah siap berjalan. Pasien-pasien sebelumnya sempat dialihkan sementara selama masa pemulihan berlangsung. Atas kerja keras semua pihak, Kemenkes pun menyampaikan apresiasi.

“Terima kasih khususnya kepada TNI, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak yang bergotong royong memulihkan layanan untuk warga Aceh Tamiang,"

ucap pernyataan resmi mereka. Gotong royong itulah yang akhirnya mengembalikan denyut nadi rumah sakit untuk masyarakat.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler