Surge, atau PT Solusi Sinergi Digital Tbk, punya rencana baru yang cukup ambisius. Mereka akan membawa jaringan internetnya melintas ke Pulau Sumatera. Untuk mewujudkannya, perusahaan yang berkode saham WIFI ini kembali menjalin tangan dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Kerja sama ini sebenarnya bukan hal baru. Awalnya, lewat anak perusahaannya Weave, Surge sudah bekerja sama dengan KAI sejak 2019 untuk membangun jaringan fiber-optic di sepanjang rel Jawa. Hasilnya? Mereka berhasil membangun tulang punggung infrastruktur digital dengan memanfaatkan koridor kereta api. Cara ini terbukti efisien dan mampu mempercepat penyebaran internet berkecepatan tinggi.
Nah, pada 3 Desember 2025 lalu, kedua pihak sepakat untuk melanjutkan kolaborasi itu. Mereka menandatangani addendum perjanjian. Kali ini, targetnya adalah ekspansi ke Sumatera. Langkah ini jelas membuka peluang besar untuk pemerataan digital di wilayah yang luas itu. Masyarakat di luar Jawa pun bakal merasakan broadband terjangkau dari Surge.
Presiden Direktur Surge, Yune Marketatmo, menyambut gembira rencana ini.
"Perluasan jaringan fiber-optic kami ke Pulau Sumatera merupakan tonggak strategis bagi Surge dalam memperkuat konektivitas nasional Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (6/12/2025).
"Setelah melihat keberhasilan pemanfaatan koridor jalur kereta api di Jawa, kami yakin penerapan model yang sama di Sumatera akan memberikan manfaat yang signifikan."
Yune menambahkan, komitmen mereka adalah menyediakan konektivitas yang cepat, andal, dan tentu saja, terjangkau bagi masyarakat Sumatera. Ia berharap pembangunannya berjalan efektif dan aman, sehingga memberikan dampak nyata. Menurutnya, proyek semacam ini bukan cuma soal internet, tapi juga bisa mendongkrak layanan publik, pendidikan, hingga efisiensi logistik di wilayah tersebut.
Dengan langkah ekspansi ini, Surge semakin menegaskan posisinya sebagai pemain kunci dalam pembangunan infrastruktur digital Indonesia. Mereka tak hanya memperkuat ekosistem digital nasional, tetapi juga berupaya menghadirkan nilai tambah nyata bagi masyarakat dan perekonomian di berbagai daerah.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun