Mahfud MD Didorong Pimpin Tim Independen Usut Dugaan Korupsi Proyek Whoosh
Presiden Prabowo Subianto mendapatkan desakan untuk segera membentuk sebuah tim independen. Tim ini diusulkan untuk dipimpin oleh mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, dengan tujuan utama menginvestigasi dugaan kerugian keuangan negara dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh yang dibangun pada era pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).
KPK Dinilai Lamban dalam Penyidikan Kasus Whoosh
Menurut Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memulai penyelidikan proyek Whoosh sejak awal tahun 2025. Namun, hingga kini tidak ada kejelasan atau pengumuman progres yang signifikan dari KPK mengenai penyelidikan tersebut.
Muslim menilai kinerja KPK dalam mengusut kasus ini cenderung lamban dan tidak optimal. Padahal, publik telah mendesak agar KPK menetapkan tersangka dari pihak yang dianggap bertanggung jawab, termasuk Jokowi dan Luhut Binsar Pandjaitan.
Kebutuhan Tim Independen untuk Investigasi yang Transparan
Muslim Arbi melihat adanya kemungkinan bahwa pimpinan KPK merasa terikat utang budi, sehingga menimbulkan ketakutan untuk mengusut kasus Whoosh secara transparan dan profesional. Oleh karena itu, pembentukan tim independen dinilai sangat mendesak.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir