MURIANETWORK.COM -Pos Menteri Keuangan di kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nanti harus diisi oleh tokoh baru. Oleh karenanya, Menkeu Sri Mulyani harus dipensiunkan sebagai pemegang kendali keuangan negara.
Demikian analisa Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Rabu (8/5).
“Baiknya ada penyegaran di Kemenkeu dengan "pensiunkan" Sri Mulyani dan menempatkan tokoh baru yang kapasitasnya jauh lebih baik,” kata Dedi.
Pengamat Politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menilai, sebetulnya Sri Mulyani dari sisi kapasitas sebenarnya tidak diragukan, hanya saja sebagai menteri diperlukan juga sebuah keberanian.
“Dan Sri Mulyani cenderung tidak miliki keberanian itu,” sesal Dedi.
Dedi menyebut, tata kelola keuangan nasional di era kepemimpinan Menkeu Sri Mulyani terbukti tidak baik.
“Termasuk di internal Kementerian Keuangan terjadi banyak skandal korupsi yang rugikan negara, bahkan merugikan publik,” pungkasnya
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Terima Laporan Strategis dari Wakil Ketua DPR Usai Kunjungan ke Rusia dan Prancis
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT