MURIANETWORK.COM Kritik pedas dilayangkan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) kepada Kementerian Haji dan Umrah. Soalnya, cuma dua penyedia layanan atau Syarikah yang dipilih untuk menangani haji 2026 nanti. Padahal, kuotanya gak main-main: 221 ribu jemaah.
Menurut mereka, dua perusahaan saja jelas-jelas bakal kewalahan. Bagaimana mungkin melayani 203.320 jemaah reguler plus 17.680 jemaah khusus dengan maksimal? Potensi masalah kayak begini sebenarnya sudah bisa ditebak.
Fungsionaris PB HMI Bidang Pemberdayaan Umat, Habza Jusbil Aktro, tak sungkan menyebut ini sebagai pengulangan kegagalan. Lewat keterangan tertulis di Jakarta, Kamis lalu, ia menyoroti hal itu.
Nah, terkait temuan ini, PB HMI punya tiga tuntutan konkret. Yang pertama, mereka mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot Menhaj yang dinilai gagal menjalankan tugas.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir