Seorang ibu yang menjadi korban pembunuhan satu keluarga di Kota Palu sempat mengungkap sosok pelaku sebelum mengembuskan napas terakhirnya. Nurhanisa, istri dari Jamil (32), menyebut bahwa pelaku adalah rekan kerja suaminya yang berinisial A.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Minggu (26/7/2026) di rumah korban yang sekaligus menjadi tempat usaha penggilingan daging di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Dalam serangan tersebut, Jamil dan anaknya yang masih berusia 2 tahun, RI, tewas di tempat. Nurhanisa yang mengalami luka parah sempat dilarikan ke rumah sakit, namun akhirnya meninggal dunia pada Rabu (5/8/2026).
Menurut kesaksian Nurhanisa yang disampaikan sebelum ia meninggal, ia melihat A berada di area penggilingan daging. Saat itu, A terlihat membawa dua bilah pisau. Nurhanisa yang ketakutan sempat berteriak menanyakan kehadiran A, namun A hanya diam.
"Saya keluar kayak ada orang di penggilingan, tidak lama itu muncul A. Jelas sekali wajahnya, malah saya berteriak bilang 'ngapain kamu', tapi dia diam saja," ucap Nurhanisa.
Setelah itu, A diduga mengejar dan menyerang korban. Nurhanisa sempat kehilangan kesadaran. Ketika sadar, ia berusaha mencari ponselnya untuk meminta tolong, tetapi dua ponselnya hilang. "Saya cari HP mau telepon kalian, tapi dua HP hilang," jelasnya.
Nurhanisa kemudian berteriak meminta tolong. Teriakannya didengar oleh warga yang langsung mendobrak rumah tersebut. Saat ditemukan, Nurhanisa dalam kondisi kritis, sementara Jamil sudah tergeletak di lantai dalam keadaan meninggal. Anak mereka, RI, ditemukan tewas di atas tempat tidur dengan bantal menutupi wajahnya.
Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ismail, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, Jamil bersama pemilik tempat usaha pemotongan ayam, Aji, sempat mendatangi rumah A untuk mengambil sepeda motor. "Sore harinya sebelum kejadian, korban dan pemilik tempat usaha ayam tersebut ke rumah terduga pelaku untuk mengambil sepeda motor," ujarnya. "Ini berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi yang telah kami minta klarifikasinya," sambung dia.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif pembunuhan tersebut. Belum ada keterangan resmi mengenai alasan A melakukan aksi keji itu.
Artikel Terkait
Korban Keempat Pembunuhan Satu Keluarga di Palu Meninggal, Polisi Masih Buru Pelaku
Warung Babi Guling di Palu Digeruduk Warga karena Dianggap Mencolok
Anak Tengah Pembunuh Keluarga di Jakut Dituntut 15 Tahun Penjara
Kondisi Nurhanisa Membaik Usai Jalani Operasi di RS Bhayangkara Palu