Satpam Dapur MBG di Ciputat Curi 1.700 Ompreng, Hasil Penjualan Diduga untuk Beli Narkoba

- Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB
Satpam Dapur MBG di Ciputat Curi 1.700 Ompreng, Hasil Penjualan Diduga untuk Beli Narkoba

Seorang satpam di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ciputat, Tangerang Selatan, nekat mencuri ribuan wadah makanan bersama tiga rekannya. Aksi tersebut terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan dan pemeriksaan urine terhadap pelaku utama.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengonfirmasi bahwa tersangka berinisial TRS, seorang petugas keamanan, menjadi dalang pencurian itu. Ia dibantu oleh DC dan GZ, sementara satu pelaku lain berinisial HK masih dalam pengejaran.

"Total ada tiga tersangka yang sudah kami amankan. Mereka punya peran masing-masing," ujar Bambang, Kamis (30/7/2026).

Pencurian dilakukan saat dapur belum beroperasi. Selain 1.700 ompreng berbahan stainless steel, pelaku juga menggasak dua unit kompor gas Rinnai, satu blender, satu printer, satu genset, satu set power box dan perekam CCTV, serta satu bundel kunci gerbang hingga ruangan.

"Sekuriti T ini punya peran sangat dominan, dia sebagai kreator yang membuat skenario bagaimana pencurian pemberatan ini berlangsung sampai dia memerintahkan orang untuk melakukan aksi tersebut," ungkap Bambang.

"Peran dua yang lain ini ada yang sebagai penerima hasil pencurian pemberatan dan ada juga yang melakukan aksi," imbuhnya.

Kasus ini dilaporkan ke Polsek Ciputat Timur pada 8 Juli 2026. Dari hasil pemeriksaan urine, TRS dinyatakan positif amfetamin dan metamfetamin. Polisi menduga uang hasil penjualan barang curian digunakan untuk membeli narkotika.

"Dari hasil pemeriksaan cek urine kepada seorang satpam itu, didapat hasil positif amfetamin dan metamfetamin. Kami bisa masuk dari situ," kata Bambang.

"Polisi menemukan petunjuk bahwa salah satu petugas keamanan (satpam) yang dipekerjakan di dapur SPPG memiliki tabiat yang kurang baik berdasarkan informasi dari Pokdarkamtibmas," imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengejar satu pelaku yang masuk daftar pencarian orang dan mendalami aliran dana hasil penjualan barang curian yang diduga digunakan untuk membeli narkotika.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags