Perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada Agustus mendatang tidak hanya diisi dengan lomba dan hiburan. Sejumlah daerah di Tanah Air memiliki tradisi unik yang sudah turun-temurun dilakukan untuk menyambut momen bersejarah ini.
Mulai dari lari membawa obor di Semarang hingga pacuan kuda di Aceh, berikut lima tradisi yang mewarnai perayaan kemerdekaan Indonesia.
Obor Estafet di Semarang
Warga Kelurahan Papandayan, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Jawa Tengah, menggelar lomba lari estafet membawa obor. Tradisi ini sudah berlangsung selama 30 tahun dan menghadirkan para atlet terbaik di kota tersebut. Mereka dianggap sebagai simbol semangat para pahlawan.
Lomba Dayung di Banjarmasin
Di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, lomba dayung tahunan digelar di Sungai Martapura. Tradisi ini sudah berlangsung sejak 1942 dan menjadi agenda rutin untuk merayakan HUT RI.
Pacu Kude di Aceh
Masyarakat Aceh memiliki tradisi Pacu Kude atau pacuan kuda. Sejak 1956, tradisi ini dianggap sebagai simbol perjuangan rakyat dan digelar setiap tahun. Kuda yang digunakan merupakan hasil persilangan antara kuda Australia dan kuda Gayo.
Barikan di Malang
Di Malang, Jawa Timur, warga menggelar Barikan pada malam 16 Agustus. Acara ini berisi doa bersama, renungan kemerdekaan, menyanyikan lagu kebangsaan, dan makan bersama. Selain sebagai wujud syukur, Barikan juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga.
Tirakatan di Jawa
Serupa dengan Barikan, masyarakat Jawa menggelar Tirakatan pada malam 16 Agustus. Kegiatannya meliputi doa bersama, mengheningkan cipta, makan bersama, dan hiburan. Panitia juga menyerahkan hadiah lomba yang telah diadakan sebelumnya. Acara ini biasanya mengundang sesepuh desa, pejabat, dan warga.
Artikel Terkait
Terekam CCTV, Pemuda di Semarang Dibacok Celurit dan Dirampas HP di Depan Rumah
KLH Ungkap 321.000 Hektar Kawasan di Aceh, Sumut, dan Sumbar Tak Layak Dibangun
Masa Lalu dan Teknologi Bertemu di Indonesia UFO Conference
250.000 Pohon Ditanam di DAS Peusangan untuk Pulihkan Kawasan Terdampak Bencana