Lima Tradisi Unik Sambut HUT RI ke-81 di Berbagai Daerah

- Rabu, 22 Juli 2026 | 18:15 WIB
Lima Tradisi Unik Sambut HUT RI ke-81 di Berbagai Daerah

Perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada Agustus mendatang tidak hanya diisi dengan lomba dan hiburan. Sejumlah daerah di Tanah Air memiliki tradisi unik yang sudah turun-temurun dilakukan untuk menyambut momen bersejarah ini.

Mulai dari lari membawa obor di Semarang hingga pacuan kuda di Aceh, berikut lima tradisi yang mewarnai perayaan kemerdekaan Indonesia.

Obor Estafet di Semarang

Warga Kelurahan Papandayan, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Jawa Tengah, menggelar lomba lari estafet membawa obor. Tradisi ini sudah berlangsung selama 30 tahun dan menghadirkan para atlet terbaik di kota tersebut. Mereka dianggap sebagai simbol semangat para pahlawan.

Lomba Dayung di Banjarmasin

Di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, lomba dayung tahunan digelar di Sungai Martapura. Tradisi ini sudah berlangsung sejak 1942 dan menjadi agenda rutin untuk merayakan HUT RI.

Pacu Kude di Aceh

Masyarakat Aceh memiliki tradisi Pacu Kude atau pacuan kuda. Sejak 1956, tradisi ini dianggap sebagai simbol perjuangan rakyat dan digelar setiap tahun. Kuda yang digunakan merupakan hasil persilangan antara kuda Australia dan kuda Gayo.

Barikan di Malang

Di Malang, Jawa Timur, warga menggelar Barikan pada malam 16 Agustus. Acara ini berisi doa bersama, renungan kemerdekaan, menyanyikan lagu kebangsaan, dan makan bersama. Selain sebagai wujud syukur, Barikan juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga.

Tirakatan di Jawa

Serupa dengan Barikan, masyarakat Jawa menggelar Tirakatan pada malam 16 Agustus. Kegiatannya meliputi doa bersama, mengheningkan cipta, makan bersama, dan hiburan. Panitia juga menyerahkan hadiah lomba yang telah diadakan sebelumnya. Acara ini biasanya mengundang sesepuh desa, pejabat, dan warga.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags