murianetwork.com – Ducati memperkenalkan Diavel pertama kali pada tahun 2011, dan saat itu terlihat jelas bahwa motor ini membawa elemen yang berbeda.
Diavel, yang menjadi salah satu model paling unik di jajaran Ducati, menawarkan pengalaman berkendara yang santai sambil tetap mempertahankan performa dan karakteristik khas Ducati.
Kesuksesan Diavel tidak terelakkan, mendapatkan pujian dan pengakuan yang melimpah di dunia motor.
Baca Juga: Piala Asia 2023 Babak 16 Besar: Update Ranking FIFA dan Jadwal Pertandingan Fase Sistem Gugur
2023 menjadi tahun yang mencatat debut Diavel yang paling bertenaga, mengangkat statusnya dan merombak konsep motor penjelajah secara keseluruhan.
Ducati Diavel V4 menggunakan mesin yang sama dengan Multistrada V4, sebuah langkah berani yang mencatat beberapa inovasi pertama untuk Borgo Panigale.
Mesin V4 1.158cc ini, di satu sisi, menjadi mesin modern pertama Ducati yang meninggalkan aktuasi katup Desmodromic.
Baca Juga: Pemindahan IKN ke Kalimantan Timur: Tantangan Multidimensi dan Upaya Pembangunan Berkelanjutan
Di sisi lain, mesin ini juga menjadi mesin V4 pertama yang diterapkan dalam motor petualangan, apalagi dalam kategori cruiser.
Dengan tenaga 168 kuda dan torsi 93 pound-feet, Diavel V4 membuktikan bahwa bisa memiliki daya tahan yang lebih besar dibandingkan dengan motor penjelajah konvensional.
Meskipun penampilannya mungkin dianggap unik, Diavel V4 berhasil menarik perhatian penggemar, meraih beberapa penghargaan desain prestisius.
Baca Juga: Keren! Rayakan Tahun Baru Imlek, Vespa Luncurkan Skuter Edisi Terbatas 946 Dragon
Good Design Award dari Chicago Athenaeum: Museum Arsitektur dan Desain dan penghargaan Excellent Product Design di German Design Awards 2024 adalah bukti pengakuan terhadap keunggulan desainnya.
Diluar penghargaan desain, Diavel V4 juga memperoleh gelar ‘Sepeda Motor Terindah’ di EICMA 2022.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianhaluan.com
Artikel Terkait
Chery Q Resmi Meluncur di Indonesia, Mobil Listrik Hatchback dengan Daya Tempuh 400 Kilometer
BYD Atto 1 Hadirkan Varian STD Seharga Rp199 Juta, Target Perluas Pasar Mobil Listrik Perkotaan
Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Melonjak 42,5 Persen pada April 2026, Capai 14.815 Unit
Jetour G700 Seberangi Sungai Ekstrem Sepanjang 1,2 Kilometer dalam 10 Menit, Cetak Tiga Rekor Sekaligus