Veda Ega Pratama Start ke-15 di Moto3 Inggris, Akui Kesalahan Kualifikasi

- Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:00 WIB
Veda Ega Pratama Start ke-15 di Moto3 Inggris, Akui Kesalahan Kualifikasi

Pebalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, harus memulai balapan Moto3 Inggris dari posisi ke-15 setelah melakukan kesalahan dalam sesi kualifikasi di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8). Hasil ini menjadi pukulan telak bagi pebalap 17 tahun yang sebelumnya menunjukkan performa menjanjikan pada hari Jumat.

Veda mengakui bahwa hari kedua grand prix Inggris terasa jauh lebih sulit dibandingkan hari pertama. “Sejak pagi, saya cukup kesulitan dan tidak benar-benar bisa menemukan kepercayaan diri serta feeling terhadap motor seperti yang saya rasakan pada hari Jumat,” jelasnya dalam rilis resmi.

Kesalahan krusial terjadi saat kualifikasi ketika Veda terlalu lama membuntuti pebalap lain. “Saya tahu bahwa membuntuti pembalap lain bisa sangat membantu, jadi saya menunggu momen yang tepat; namun, kami menunggu terlalu lama hingga akhirnya saya memutuskan untuk melaju sendirian,” katanya.

Keputusan itu membuatnya kehilangan kesempatan mengganti ban dan kembali turun ke lintasan. “Saya melakukan kesalahan pada putaran tersebut, dan setelah itu tidak ada cukup waktu untuk mengganti ban serta kembali turun ke lintasan,” ungkap Veda.

Konsekuensi dan Harapan Perbaikan

Gagal memulai dari barisan depan jelas membuat pembalap asal Indonesia ini kecewa. “Tentu saja saya kecewa, karena hari Jumat menunjukkan bahwa kami memiliki potensi untuk bersaing jauh lebih dekat dengan barisan depan. Kini, saya dan tim harus memahami apa yang terjadi hari ini dan aspek apa yang bisa kami perbaiki untuk balapan nanti,” bebernya optimis.

Sebelumnya, pada sesi latihan bebas pertama dan kedua, Veda Ega sempat menunjukkan performa menjanjikan dengan menempati posisi enam dan tiga, yang langsung mengantarkannya ke kualifikasi kedua. Namun, hasil akhir kualifikasi membuatnya harus berjuang lebih keras untuk bisa bersaing di barisan depan pada balapan nanti.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags