Dua Tim Muda Indonesia Siap Berlaga di Gothia Cup 2026

- Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:36 WIB
Dua Tim Muda Indonesia Siap Berlaga di Gothia Cup 2026

Indonesia kembali mengirimkan wakil ke ajang sepak bola usia muda terbesar di dunia, Gothia Cup 2026, yang akan digelar di Gothenburg, Swedia, pada 12-19 Juli 2026. Tim Puteri Tangsel City U-15 dan Tim Putera Akademi Persib Cimahi U-13 resmi dilepas dalam seremoni Send Off bertajuk "Carrying the Nation's Dream to the World" di kantor Kemenpora RI, Jakarta, Jumat (10/7).

Kedua tim berhasil lolos setelah menjadi juara dalam program Meet The World with SKF Road to Gothia Cup Indonesia 2026, sebuah kompetisi usia muda yang merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) SKF melalui inisiatif SKF Care. Program ini tidak sekadar mencari juara, tetapi dirancang sebagai wadah pembinaan pemain muda dengan menanamkan nilai sportivitas, kepemimpinan, kerja sama tim, fair play, hingga persahabatan lintas budaya.

Managing Director PT Armada Cipta Lestari (Cantrik ACL), Chandra Syahriar, selaku penyelenggara menjelaskan proses panjang yang dilalui peserta hingga terpilih dua tim terbaik. "Untuk tahun ini ada 2 kategori yang mewakili Indonesia, U-13 boys and U-15 girls. Dari gelaran Meet The World With SKF Road to Gothia Cup 2026 di kandang Persita Tangerang, ada Akademi Persib Cimahi (APC) U-13 dan Putri Tangsel City U-15," katanya. "Kami berharap dengan kolaborasi bersama SKF, bisa mendapatkan bibit bagus untuk sepak bola Indonesia dan diharapkan bisa berprestasi dengan baik di level nasional maupun internasional."

Managing Director PT SKF Industrial Indonesia, Anton Bangun, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung perkembangan sepak bola usia muda melalui program CSR berkelanjutan. "Sebentar lagi kalian akan bertanding di panggung dunia menghadapi para pemuda lainnya di belahan dunia. Ini menjadi kesempatan emas menunjukkan karakter, budaya, dan olahraga Indonesia di mata dunia," ujarnya saat memotivasi para pemain di Wisma Kemenpora. "SKF memberikan komitmen memberdayakan potensi-potensi anak-anak muda. SKF tahu betul olahraga memiliki karakter membangun kepercayaan diri untuk menjadi pemimpin masa depan."

Kemenpora menilai sinergi antara pemerintah, federasi, dunia usaha, dan penyelenggara kompetisi menjadi kunci dalam menciptakan sistem pembinaan atlet usia muda yang berkelanjutan. Plt. Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Dr. Budi Ariyanto Muslim, S.Pd, M.Pd., berharap para pemain dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk membawa nama baik Indonesia. "Kami sangat mendukung wakil Indonesia ke Gothia Cup 2026. Kita harus percaya proses yang sedang dibangun Pemerintah dan PSSI dalam membangun sepak bola Indonesia, salah satunya lewat pembinaan usia dini. Sekarang, ada anak-anak muda yang bergairah, punya niat, dan mimpi mengharumkan nama bangsa Indonesia di dunia," katanya.

Suasana acara semakin hangat dengan hadirnya dua alumni Gothia Cup yang membagikan pengalaman. Kapten Akademi Persib Cimahi, Ochang, yang sukses membawa timnya menjadi juara Gothia Cup 2025 sekaligus dinobatkan sebagai MVP kategori U-13, berbagi cerita tentang tantangan menghadapi lawan dari berbagai negara. "Persiapan sangat matang dengan latihan yang intens. Harapan bisa mempertahankan gelar juara. Pesan untuk para pemain, terus semangat agar kita pertahankan gelar kemarin," kata Ochang.

Sementara itu, Algi Fahri, kapten tim juara Gothia Cup edisi sebelumnya, mengajak para pemain untuk menjaga kekompakan, disiplin, dan menikmati setiap pengalaman. "Sangat bangga bisa mewakili Indonesia di dunia. Melihat dan belajar budaya negara lainnya. Kunci keberhasilan menjadi juara kemarin adalah mengikuti instruksi pelatih, menjaga kekompakan dan komunikasi yang baik," ujarnya. Ia pun mengingat momen bersejarah saat membawa APC menjadi juara Gothia Cup 2025. "Momen yang tidak bisa saya lupakan adalah ketika mendengar peluit panjang di Swedia, tim saya dinyatakan pemenang. Kerja tim saya, doa, dan disiplin akhirnya terbayarkan."

Puncak acara ditandai dengan prosesi Send Off berupa penyerahan jaket dan topi secara simbolis kepada perwakilan tim oleh Kemenpora dan PSSI. Momen itu menjadi simbol dimulainya perjalanan kedua tim menuju Gothenburg untuk membawa mimpi Indonesia bersaing di festival sepak bola usia muda terbesar di dunia.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags