Tim nasional Amerika Serikat mempertahankan susunan pemain utama yang sama untuk menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Seattle, Senin malam waktu setempat. Ini adalah pertama kalinya sejak Piala Dunia 1930 AS menggunakan starter yang identik dalam tiga pertandingan berturut-turut di satu edisi turnamen.
Pelatih Mauricio Pochettino dipastikan bisa menurunkan penyerang Folarin Balogun sejak menit pertama setelah ia lolos dari sanksi kartu merah pada laga sebelumnya. Keputusan itu menjadi sorotan karena adanya intervensi politik Presiden Donald Trump kepada FIFA.
Penjaga gawang Matt Freese kembali menjadi andalan di bawah mistar. Ia mencatatkan dua pertandingan tanpa kebobolan di Piala Dunia tahun ini.
Di kubu lawan, pelatih Belgia Rudi Garcia membuat kejutan dengan membangkucadangkan para bintang seperti Kevin De Bruyne, Jeremy Doku, dan Romelu Lukaku. Ia lebih memilih trio lini serang yang diisi Leandro Trossard, Dodi Lukebakio, dan Charles De Ketelaere.
Laga ini juga mengingatkan kembali memori Piala Dunia 2014 saat Belgia mengalahkan AS melalui babak perpanjangan waktu. Pemenang pertandingan ini akan berhadapan dengan Spanyol yang sudah lolos ke perempat final setelah mengalahkan Portugal.
Artikel Terkait
Drama di 16 Besar Piala Dunia 2026: Spanyol Singkirkan Portugal, Rodri dan Bernardo Silva Terlibat Ketegangan
Kiper AS Matt Freese Kebobolan di Menit Kesembilan, Amerika Serikat Tertinggal dari Belgia
Cristiano Ronaldo Umumkan Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Terakhirnya Bersama Portugal
Roberto Martinez Mundur sebagai Pelatih Portugal Usai Gagal di Piala Dunia 2026