MADRID Malam itu di Estadio Metropolitano, Atlético Madrid cuma bisa dapat hasil imbang 1-1 lawan Arsenal. Leg pertama semifinal Liga Champions, dan jujur saja, ini bukan skor yang mereka incar.
Pertandingan berjalan alot. Arsenal unggul duluan lewat penalti Viktor Gyökeres, tepat di menit ke-44. Sebuah pukulan telak buat tuan rumah, apalagi terjadi pas jelang turun minum. Tapi Atlético punya nyali. Mereka balik menyamakan kedudukan di menit ke-56, juga lewat titik putih, dieksekusi Julian Alvarez.
Hasil ini jelas bikin pelatih mereka, Diego Simeone, sedikit was-was. Bayangkan, mereka harus main di kandang Arsenal pekan depan. Emirates Stadium bukan tempat yang ramah buat tim tamu. Apalagi kalau cuma modal hasil imbang begini.
“Kita punya tantangan besar di depan mata. London. Kandang Arsenal. Tapi kita akan ke sana dan bermain habis-habisan,” ujar Simeone kepada Marca. Nada bicaranya tegas, meski ada getar kekhawatiran di situ.
Koke, sang kapten, juga angkat bicara. Kepada Movistar , dia mengaku timnya sudah kasih segalanya.
“Kami sudah berusaha maksimal. Awalnya kami kurang baik, memang. Tapi kami punya peluang buat menang. Sayang, semuanya harus ditentukan di leg kedua,” katanya.
Dia juga memuji lawan. “Arsenal bertahan dengan sangat rapi. Mereka punya beberapa pemain depan yang super cepat. Kami gagal menutup pertandingan, padahal peluang itu ada.”
Di sisi lain, Antoine Griezmann tetap optimis. Dia kayaknya udah siap tempur. “Saya pengen banget ke final. Udah lama saya siapkan diri buat laga ini, juga buat pertandingan di London nanti. Semoga kami bisa lolos,” ujarnya.
Ya, nasib Atlético Madrid masih menggantung. Semua akan terjawab di leg kedua. Entah mereka akan pulang dengan tangis atau tawa. Kita lihat saja.
Artikel Terkait
Nottingham Forest vs Aston Villa: Derby Inggris di Semifinal Liga Europa, Dua Klub Berburu Tiket Final Bersejarah
Delegasi Sepak Bola Iran Batal Hadiri Kongres FIFA di Kanada Setelah Ditolak Imigrasi karena Afiliasi dengan Garda Revolusi
Arsenal Tahan Imbang Atletico Madrid di Leg Pertama Semifinal Liga Champions
Persib dan PSM di Persimpangan Jalan: Satu Kejar Gelar, Satu Bertahan Hidup