GOR Ahmad Yani di Pontianak malam itu benar-benar bergetar. Suara sorak penonton memecah keheningan Kalimantan Barat, mengiringi pertarungan sengit dua tim futsal di partai puncak Futsal Nation Cup 2026. Dan ketika peluit panjang akhirnya berbunyi, Cosmo JNE FC lah yang berdiri sebagai juara, usai menaklukkan Pangsuma FC dengan skor tipis 5-4.
Final yang digelar Minggu (15/2/2026) malam itu memang tak mengecewakan. Sembilan gol tercipta dalam laga yang berjalan terbuka sejak bola pertama menggelinding. Kedua tim tampil tanpa beban, saling menyerang, menciptakan aksi saling balas gol yang bikin penonton tegang hingga detik terakhir.
Pangsuma FC, yang jadi tuan rumah, langsung menunjukkan taringnya di babak pertama. Mereka main cepat dan nekat, tak segan melepas tembakan dari jarak jauh. Usaha itu membuahkan hasil di menit ke-11. Felipe melepaskan tendangan keras yang sempat nyangkut di kaki Rizki Xavier sebelum akhirnya menggoyang jala Cosmo JNE FC. 1-0.
Namun begitu, keunggulan itu cuma bertahan sebentar.
Hampir langsung, Cosmo JNE FC membalas. Takeshi, sang playmaker, memanfaatkan satu kesalahan kecil lini belakang lawan. Tendangannya terukur, masuk. Skor seimbang 1-1 di menit ke-12. Momentum pun berpindah. Aji Satria kemudian membawa tim asal Jakarta itu unggul lewat sepakan jarak jauh yang cantik, mendarat di pojok kiri gawang. Tapi, Pangsuma FC nggak mau kalah. Mereka menyamakan kedudukan jelang turun minum. Babak pertama berakhir 2-2, pertanda babak kedua akan lebih panas.
Dan benar saja.
Cosmo JNE FC meningkatkan tempo. Reza Gunawan mencetak gol di menit ke-25, kembali bikin timnya memimpin. Tapi Pangsuma FC punya Felipe. Striker andalan mereka kembali mengguncang gawang lawan di menit ke-30 dengan tendangan kerasnya. Gol ini sempat memicu keributan.
Salah satu pemain Cosmo JNE FC tergeletak di lapangan, diduga cidera. Pemain dan ofisial tim protes, minta permainan dihentikan sebelum gol terjadi. Wasit sempat ragu. Dia memutuskan untuk mengecek Video Support (VS). Setelah melihat ulang, wasit tetap mengesahkan gol. Keputusan itu bikin suasana makin memanas.
Di sisi lain, tekanan Pangsuma FC terus berlanjut. Yogi Saputra sukses memanfaatkan momen saat Cosmo JNE FC menerapkan power play. Dengan tenang, dia melepaskan tembakan jarak jauh ke gawang kosong. Skor berbalik 4-3 untuk keunggulan tuan rumah. Sorak-sorai penonton memenuhi arena.
Tapi, dalam futsal, dua menit adalah waktu yang sangat lama.
Cosmo JNE FC membuktikannya. Dalam kurun kurang dari 120 detik, mereka mencetak dua gol cepat. Revian menyamakan kedudukan di menit ke-36. Hanya beberapa puluh detik berselang, Reza Gunawan kembali menghantam. Skor berbalik dramatis menjadi 5-4. Pangsuma FC berusaha mati-matian, memainkan power play di menit akhir, tapi pertahanan Cosmo JNE FC terlalu solid. Mereka bertahan dengan gigih hingga peluit penutup laga dibunyikan.
Kemenangan 5-4 itu akhirnya mengukuhkan Cosmo JNE FC sebagai juara. Di tengah tekanan besar dari tuan rumah dan atmosfer final yang mencekam, Rizki Xavier dan kawan-kawan menunjukkan efektivitas yang luar biasa. Mereka pulang ke Jakarta membawa piala, mengakhiri drama sembilan gol di Pontianak dengan senyum kemenangan.
Artikel Terkait
Van Dijk Ungkap Harapan agar Mohamed Salah Bertahan di Liverpool
Sassuolo Kalahkan Udinese 2-1 Berkat Dua Gol Cepat di Babak Kedua
Insiden Diving Bastoni di Derby dItalia Picu Wacana Perubahan Aturan VAR
Arema FC Hajar Semen Padang 3-0 di Kandang Kanjuruhan