Di Stadion Bluenergy yang ramai, Sassuolo berhasil meraih tiga poin penting setelah mengalahkan Udinese dengan skor 2-1. Laga Serie A lanjutan itu berlangsung seru, Minggu malam lalu. Dan salah satu nama yang menonjol adalah Jay Idzes, bek tengah andalan sekaligus pemain Timnas Indonesia itu.
Sejak wasit meniup peluit awal, tekanan langsung datang dari Udinese yang bermain agresif di kandang sendiri. Idzes, yang berpasangan dengan Tarik Muharemovic di jantung pertahanan, langsung mendapat tugas berat. Tekanan itu pun berbuah gol cepat bagi tuan rumah. Baru menit ke-10, Oumar Solet sudah membobol gawang Sassuolo, memanfaatkan umpan Jurgen Ekkelenkamp. Upaya blok bek sudah dilakukan, tapi bola tetap meluncur masuk.
Situasi makin pelik bagi Sassuolo ketika Muharemovic mendapat kartu kuning di menit ke-16. Insiden itu jelas mempengaruhi permainannya; dia harus ekstra hati-hati agar tidak dikartu merah dan membuang timnya.
Melihat risiko itu, pelatih Fabio Grosso tak ambil pusing. Saat babak kedua dimulai, dia menarik Muharemovic dan memasukkan Ulisses Garcia. Sebuah keputusan taktis untuk mengamankan lini belakang.
Comeback Cepat dan Drama VAR
Perubahan itu rupanya membawa angin segar. Sassuolo tampil lebih percaya diri. Dan di menit ke-56, mereka menyamakan kedudukan. Armand Lauriente yang menjadi eksekutor, menyelesaikan umpan matang dari Andrea Pinamonti dengan sempurna.
Momentum pertandingan berubah total. Hanya selang dua menit kemudian, giliran Pinamonti yang membalikkan keadaan! Garcia yang baru masuk memberikan assist, dan Pinamonti tak menyia-nyiakannya. 2-1 untuk Sassuolo. Stadion sempat hening sejenak, menyaksikan dua gol balasan yang begitu cepat.
Udinese jelas terpukul. Mereka merespons dengan mengganti dua pemainnya, Vakoun Issouf dan Lennon Miller, untuk mendatangkan Adam Buksa dan Oier Zarraga. Serangan demi serangan dilancarkan untuk mencari gol penyama.
Drama pun terjadi di menit ke-70. Udinese berhasil membobol gawang Sassuolo dari sepak pojok. Sorak-sorai pecah di tribun. Tapi, perayaan mereka tak berlangsung lama. Wasit memeriksa VAR, dan setelah melihat ulang, gol itu dianulir! Alasannya, terjadi handball lebih dulu oleh pemain Udinese. Keputusan yang tentu saja kontroversial bagi pendukung tuan rumah, tapi sah adanya.
Hingga pertandingan usai, skor 2-1 tak berubah. Kemenangan ini cukup berarti bagi Sassuolo, mengingat pekan sebelumnya mereka takluk dari Inter Milan. Di papan klasemen, mereka tetap bertengger di posisi tengah.
Di balik kemenangan itu, peran Jay Idzes patut diacungi jempol. Di tengah tekanan dan situasi pertahanan yang sempat goyah, ia tampil solid. Koordinasi dengan rekan-rekannya di belakang terjaga, membantu timnya mengamankan hasil positif hingga peluit panjang berbunyi.
Artikel Terkait
Cosmo JNE FC Juara Futsal Nation Cup 2026 Usai Kalahkan Pangsuma FC 5-4
Van Dijk Ungkap Harapan agar Mohamed Salah Bertahan di Liverpool
Insiden Diving Bastoni di Derby dItalia Picu Wacana Perubahan Aturan VAR
Arema FC Hajar Semen Padang 3-0 di Kandang Kanjuruhan