MURIANETWORK.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Erick Thohir, menyaksikan langsung kemenangan penting Tim Tenis Indonesia dalam laga playoff Piala Davis 2026. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Tenis Gelora Bung Karno pada 7-8 Februari 2026, skuad Merah Putih berhasil mengalahkan Togo dengan skor telak 3-0. Hasil ini sekaligus mengamankan posisi Indonesia di Grup II Dunia untuk edisi 2026, sekaligus membalas kekalahan dari Togo dua tahun sebelumnya.
Perjalanan Menuju Kemenangan
Dominasi Indonesia sudah terlihat sejak hari pertama. M Rifqi Fitriadi berhasil mengalahkan Noah Koffi, disusul kemenangan Justin Barki atas Kwami Stanislas Dussey. Pada hari kedua, pasangan ganda Christopher Rungkat dan Justin Barki menutup seri dengan kemenangan meyakinkan atas Kwami Stanislas Dussey dan Jean-Paul Kadangah Kili, dengan skor 6-0 dan 7-5. Kemenangan ganda ini secara resmi memastikan tiket Indonesia ke Grup II.
Di sela jeda pertandingan, Erick Thohir turun ke lapangan untuk menemui dan memberi semangat kepada para atlet. Ia tampak antusias menyaksikan perjuangan anak-anak bangsa di lapangan hijau GBK.
Kebanggaan dan Target Ke Depan
Dalam keterangannya kepada media, Menpora tidak menyembunyikan rasa bangganya. Ia mengapresiasi kerja keras para atlet yang dinilai konsisten, terlihat dari prestasi mereka di SEA Games 2025 dan kini di Piala Davis.
"Ya senang, kan karena kemarin waktu SEA Games juga, para pemain memberikan yang terbaik, itu juara, emas. Terima kasih," ucap Erick.
"Dan hari ini kan lolos ke grup dua. Tapi dengar-dengar kayaknya tadi lebih semangat lagi mau lolos ke grup seterusnya. Cuma satu-satu,” sambungnya.
Menyambut babak Grup II Dunia yang akan digelar pada September mendatang, Erick menegaskan semangat bertarung harus tetap menjadi prioritas, baik sebagai tuan rumah maupun tim tamu.
“Nanti September (Grup II Dunia Piala Davis) Insya Allah, entah kita jadi tuan rumah, atau mungkin nanti kita bertandang, tapi sama saja tuan rumah bertandang, harus tetap bertarung," tegasnya.
Momentum Kebangkitan Tenis Nasional
Erick Thohir melihat momen ini sebagai bagian dari kebangkitan tenis Indonesia. Dengan masuknya tenis ke dalam 21 cabang olahraga unggulan pemerintah, ia berharap prestasi ini dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
"Pemain juga saya rasa memang kebetulan kita punya bakat-bakat yang bagus di tenis. Mudah-mudahan ini bisa konsisten. Apalagi Bapak Presiden sudah memasukkan tenis menjadi 21 cabor unggulan," ungkapnya.
Ia juga menjelaskan upaya sistematis dalam pendanaan dan pembinaan atlet, mulai dari level junior hingga senior yang ditargetkan untuk Olimpiade, Asian Games, dan SEA Games. Pola pendanaan yang terbatas, menurutnya, justru harus dijawab dengan perencanaan yang matang.
"Jadi memang sesuai dengan pola daripada pendanaan yang kami punya, terbatas memang. Tetapi dengan keterbatasan ini jangan kita mengeluh,” katanya.
“Justru kita sekarang bikin pola targeting system dengan KPI-KPI tadi. Jadi masing-masing atlet punya targetnya sendiri-sendiri, dan mudah-mudahan ini menjadi sumbangsih yang bisa membuat prestasi daripada tenis secara konsisten ke depan,” tutup Erick.
Artikel Terkait
Inter Milan Hancurkan Sassuolo 5-0, Juventus Tertahan Imbang Lazio
Marc Marquez: Persaingan dengan Alex di MotoGP 2026 adalah Kekuatan dan Kebanggaan
Timnas Indonesia U-17 Dibantai China 7-0 dalam Uji Coba Menjelang Piala AFF
Persija Tumbang di GBK, Arema Menang 2-0 dan Buka Peluang Persebaya