Mauro Zijlstra: Dari Belanda, Persija Siapkan Kejutan di Bursa Transfer

- Senin, 02 Februari 2026 | 10:30 WIB
Mauro Zijlstra: Dari Belanda, Persija Siapkan Kejutan di Bursa Transfer

Jakarta Suasana di bursa transfer Persija Jakarta mendadak berubah. Dari sekadar desas-desus, kini ada nama yang mulai mengkristal: Mauro Zijlstra. Penyerang muda Timnas Indonesia yang selama ini mengasah karier di Belanda itu, tiba-tiba jadi pembicaraan hangat.

Yang menarik, gelombang informasi ini justru datang dari jauh. Media-media Eropa, dalam beberapa jam terakhir, mulai menyiarkan sinyal kuat bahwa pemain 22 tahun itu bersiap hijrah ke Ibu Kota. Bagi para pendukung Macan Kemayoran, ini lebih dari sekadar isu pemain baru. Ini soal pesan ambisi, tentang bagaimana klub ingin mempertahankan ritme positifnya di puncak klasemen.

Laporan dari Belanda: Bukan Sekadar Isu

Semua berawal dari sejumlah laporan di Belanda. Akun-akun pemantau transfer di sana yang pertama kali menyebut Zijlstra akan meninggalkan FC Volendam. Tak lama kemudian, Voetbal Primeur situs terpercaya di negeri kincir angin ikut mengonfirmasi. Tujuannya? Persija Jakarta.

Menurut mereka, negosiasi sudah masuk tahap akhir. Tinggal pemeriksaan medis yang menjadi penentu sebelum kontrak dua setengah tahun ditandatangani. Dalam standar pemberitaan sepak bola Eropa, detail sedetil ini biasanya baru muncul ketika kesepakatan benar-benar di depan mata. Jadi, anginnya sudah bukan sekadar angin lagi.

Soal Kontrak dan Misteri Nilainya

Di sini ada satu hal yang perlu dicermati. Kontrak Mauro dengan Volendam masih panjang, hingga musim panas 2027. Artinya, Persija harus merogoh kocek untuk membayar transfer fee. Tidak mungkin gratis.

Namun begitu, nilai pastinya masih jadi teka-teki. Belum ada pernyataan resmi dari kedua klub. Ini yang bikin penasaran: seberapa besar sih keyakinan manajemen Persija terhadap pemain yang belum sekalipun mencicipi Eredivisie? Atau jangan-jangan ada skema lain yang dirancang agar semua pihak senang?

Alasan Zijlstra: Mencari Jalur Baru


Halaman:

Komentar