Kemenangan itu akhirnya datang juga. Di Axiata Arena yang ramai, Rabu (7/1) sore, Jonatan Christie berhasil mengamankan tiket ke 16 besar Malaysia Open 2026. Lawannya, Lee Chia Hao, ditundukkan dalam dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-14. Sebuah hasil yang, jujur saja, sangat dinantikan setelah rentetan performa yang kurang memuaskan dalam beberapa turnamen sebelumnya.
Bagi Jojo sapaan akrabnya kemenangan ini punya rasa yang spesial. Bukan soal perubahan drastis dalam teknik bermain, tapi lebih pada sesuatu yang di dalam diri. Kepercayaan dirinya kembali mengemuka.
“Pertama puji Tuhan bisa kembali meraih kemenangan setelah beberapa turnamen akhir, sedikit kurang oke secara hasil. Tapi dari segi permainan saya rasa tidak ada yang jauh berbeda,”
ucapnya usai laga.
Memang, jalan menuju kemenangan itu tidak mulus. Gim pertama justru dimulai dengan tekanan. Lee Chia Hao berhasil memimpin dan menutup interval dengan keunggulan 11-8. Situasi genting yang diakui Jonatan menjadi bahan evaluasi berharga.
“Hari ini lebih dibuat percaya lagi, memang bisa. Yang penting tadi dari segi fokusnya, karena sempat di awal gim pertama saya tertinggal. Itu mungkin jadi PR juga buat besok,”
tambahnya.
Meski berhasil membalikkan keadaan dan memenangkan gim pertama, perasaannya campur aduk. Sentuhan-sentuhan permainannya sendiri belum terasa sempurna. Di sisi lain, dia melihat lawannya juga kerap memberikan poin cuma-cuma lewat kesalahan yang tidak perlu.
“Saya juga merasa beberapa feeling touch tadi pun masih agak sedikit kurang oke. Di sisi lain, lawan saya lihat banyak melakukan kesalahan sendiri,”
katanya merinci.
Lalu, ada momen unik di gim kedua. Jonatan sempat terdistraksi oleh pencahayaan di sudut lapangan. Dia pun tak segan mendatangi wasit untuk memastikan kondisi.
“Tadi di awal gim kedua di sisi saya ada dua lampu menyorot dari atas makanya saya sempat bertanya ke umpire, memang begini setelannya atau gimana. Karena agak sedikit aneh saja tapi tidak terlalu menganggu,”
jelasnya.
Gangguan kecil itu rupanya tidak menghalangi konsistensinya. Setelah unggul tipis 11-10 saat interval, dia semakin mantap dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan di gim kedua.
Kini, tantangan berikutnya sudah menanti: Leong Jun Hao, wakil tuan rumah Malaysia. Bertandang ke kandang lawan, Jonatan paham betul apa yang akan dihadapi. Suporter lokal yang membara pasti akan memenuhi arena, menciptakan atmosfer yang sungguh berbeda.
“Besok bertemu Leong Jun Hao, melawan tuan rumah harus siapin mental dulu, pikiran juga karena dia pasti akan didukung dengan supporter yang banyak, supporter yang luar biasa,”
ungkapnya.
Menghadapi semua itu, strateginya sederhana. Fokus pada permainan sendiri, dan keluarkan segala kemampuan yang ada. Tidak lebih dari itu.
“Jadi ya saya coba semaksimal mungkin untuk menampilkan yang terbaik,”
tutup Jonatan dengan tekad yang jelas terpancar.
Artikel Terkait
Alwi Farhan Kalahkan Toma Junior Popov, Tantang Shi Yuqi di 16 Besar Singapore Open 2026
Fabio Lefundes Dikabarkan Tinggalkan Borneo FC, Malut United dan Pelatih Portugal Jadi Pengganti
Persib Bandung Bidik Eks PSV Eindhoven Bart Ramselaar, Ancam Geser Status Thom Haye sebagai Pemain Termahal
Bozidar Bandovic Kandidat Terkuat Pengganti Mauricio Souza di Persija Jakarta