Ipswich - Masa depan Elkan Baggott di Ipswich Town kembali mengambang. Kieran McKenna, sang pelatih, secara halus memberi isyarat bahwa bek andalan Timnas Indonesia itu kemungkinan besar akan kembali dilepas dengan status pinjaman. Alasan utamanya sederhana: Baggott dinilai masih butuh jam terbang lebih banyak, sementara peluang di tim utama sangatlah tipis.
Faktanya, sepanjang musim 2025-2026 ini, Baggott belum sekalipun membela tim senior. Pemain jangkung berpostur 196 cm itu hanya bermain untuk skuad U-21. Tiga musim sebelumnya pun dihabiskannya dengan berpindah-pindah klub pinjaman, dari Gillingham, Cheltenham, Bristol Rovers, hingga Blackpool. Situasi serupa dialami Cameron Humphreys, gelandang muda yang juga kesulitan menembus skuad inti.
“Ini tentu saja menjadi bahan diskusi. Sejujurnya, mereka berdua benar-benar kurang beruntung,”
Begitu kata McKenna, seperti dikutip dari TWTD, Kamis lalu. Menurutnya, bukan soal kualitas yang kurang. Persoalannya lebih pada betapa solid dan berpengalamannya skuad utama Ipswich saat ini.
Komposisi tim relatif stabil sepanjang tahun. McKenna menjelaskan, mereka hanya membawa 22 pemain dan nyaman dengan jumlah itu. “Biasanya Anda memperkirakan akan ada beberapa pemain yang tidak tersedia, tetapi secara umum sebagian besar dari kelompok itu selalu tersedia,” ujarnya. Akibatnya, pemain seperti Baggott, Humphreys, dan Harry Clarke harus ekstra sabar dan terus berlatih keras.
Namun begitu, McKenna tak menampik bahwa Baggott adalah aset berharga. Perkembangannya dalam latihan terus positif. Hanya saja, teori dan latihan saja tidak cukup. Bek berpaspor Indonesia itu butuh kompetisi sesungguhnya.
Karena itulah, opsi peminjaman pada bursa transfer Januari 2026 terbuka lebar. “Mereka adalah para profesional muda yang luar biasa setiap hari... Mereka adalah aset besar yang sangat berharga bagi tim ini,”
McKenna menegaskan pujiannya. Tapi, pujian tak bisa menggantikan menit bermain. “Tetapi mereka juga membutuhkan waktu bermain untuk perkembangan mereka. Jadi kami akan mencoba membuat keputusan yang tepat di bulan Januari,” pungkasnya.
Kini, bola ada di pihak klub. Keputusan di awal tahun nanti akan sangat menentukan langkah Baggott selanjutnya. Bertahan dan berjuang keras di Portman Road, atau kembali mencari peluang di klub lain lewat skema pinjaman. Pilihannya tidak mudah, tapi jelas akan berdampak besar bagi kelanjutan kariernya di tanah Inggris.
Artikel Terkait
Marc Marquez: Persaingan dengan Alex di MotoGP 2026 adalah Kekuatan dan Kebanggaan
Erick Thohir Saksikan Langsung Tim Tenis Indonesia Lolos ke Grup II Piala Davis
Timnas Indonesia U-17 Dibantai China 7-0 dalam Uji Coba Menjelang Piala AFF
Persija Tumbang di GBK, Arema Menang 2-0 dan Buka Peluang Persebaya