Gosip transfer antara dua raksasa Serie A, AC Milan dan Juventus, kembali memanas. Kali ini, obrolan serius soal pertukaran pemain dikabarkan sedang dijajaki untuk jendela transfer Januari mendatang. Ya, 2026 sepertinya akan diawali dengan drama yang seru di Italia.
Memang, wacana tukar-menukar pemain antara Rossoneri dan Bianconeri hampir selalu muncul setiap bursa transfer dibuka. Tapi kali ini, desas-desusnya terdengar lebih konkret. Beberapa sumber media Italia melaporkan, komunikasi antara kedua klub telah dibuka kembali.
Pemicu utamanya adalah ketertarikan pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, pada bek tengah Juventus, Federico Gatti. Allegri mengenal betul kualitas Gatti. Dialah yang dulu mempromosikan pemain itu ke tim utama Juventus saat periode keduanya melatih di Turin.
Keinginan Allegri itu rupanya ditanggapi dengan strategi oleh manajemen Juventus.
Mereka dikabarkan tidak begitu keberatan melepas Gatti, tapi dengan syarat: mereka ingin mendapatkan Samuele Ricci sebagai imbalannya. Gelandang bertahan milik AC Milan itu dianggap cocok dengan skema permainan pelatih mereka, Luciano Spalletti.
Nah, ini yang jadi menarik. Ricci sendiri bukan pemain baru yang sembarangan. Milan baru saja mendatangkannya dari Torino musim panas lalu dengan harga yang tidak murah, sekitar 25 juta euro.
Kalau skema pertukaran Gatti dan Ricci ini benar-benar terjadi, bisa dipastikan ini akan jadi kejutan besar di tengah musim. Tapi jalan menuju kesepakatan tentu tidak mulus. Kedua klub harus sepakat dulu soal valuasi masing-masing pemain. Itu selalu jadi bagian tersulit.
Di sisi lain, opsi lain untuk memperkuat pertahanan sebenarnya ada di meja Milan. Nama-nama seperti Milan Skriniar atau Eric Dier sempat disebut. Namun, perburuan mereka dinilai cukup rumit dan berbelit. Karena itulah, nama veteran seperti Sergio Ramos konon belum sepenuhnya dicoret dari daftar incaran.
Juventus sendiri juga punya alternatif selain Ricci, misalnya Davide Frattesi dari Inter Milan. Tapi masalahnya, Inter mematok harga selangit, sekitar 35 juta euro. Angka itu jelas bikin Juventus mengernyit dan mempertimbangkan opsi lain yang lebih masuk akal.
Di tengah situasi itulah, skema tukar pemain muncul sebagai jalan tengah yang paling realistis. Kedua klub bisa memenuhi kebutuhan skuad tanpa harus menguras kantong terlalu dalam. Solusi yang win-win solution, kalau semua pihak bisa menemukan titik temu.
Kalau akhirnya deal, pertukaran ini bukan sekadar urusan pemain keluar-masuk. Ini akan jadi manuver transfer yang penuh strategi, dan pastinya jadi bahan perbincangan paling seru sepanjang bursa musim dingin nanti.
Artikel Terkait
Persija Tersungkur di Kandang, Posisi Ketiga Makin Terjepit
Real Madrid Tumbangkan Valencia 1-0, Jarak ke Barcelona Kini Cuma Satu Poin
Inter Milan Hancurkan Sassuolo 5-0, Juventus Tertahan Imbang Lazio
Marc Marquez: Persaingan dengan Alex di MotoGP 2026 adalah Kekuatan dan Kebanggaan